Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Kodim 0718/Pati dan Petani di Gabus Tanam Padi Sistem Jajar Legowo



Reporter:    /  @ 14:18:35  /  27 Oktober 2016

    Print       Email
 Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma bersama dengan Dispertanak, Muspika dan petani Gabus menanam padi sebagai gerakan percepatan tanam, Kamis (27/10/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma bersama dengan Dispertanak, Muspika dan petani Gabus menanam padi sebagai gerakan percepatan tanam, Kamis (27/10/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kodim 0718/Pati bersama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan (Dispertanak) dan petani di Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus menanam padi dengan sistem jajar legowo, Kamis (27/10/2016).

Sistem jajar legowo yang diakui bisa meningkatkan hasil padi tersebut diimplementasikan dalam gerakan percepatan tanam pada musim tanam dari Oktober 2016 hingga Maret 2017. Percepatan tanam diharapkan bisa mendongkrak produksi pangan yang akhirnya bisa menyejahterakan masyarakat pedesaan dan menguntungkan pendapatan ekonomi petani.

“Gerakan percepatan tanam dilakukan, karena curah hujan selama beberapa hari terakhir cukup tinggi. Curah hujan tersebut mesti dimanfaatkan untuk membantu ketersediaan air untuk persawahan,” kata Kapala Dispertanak Pati, Mochtar Efendi.

Selain itu, gerakan percepatan tanam bisa membantu meminimalisasi serangan hama penyakit pada tanaman padi. Terlebih, bila panen dilakukan secara bersamaan, produksi pangan nasional akan terwujud. Dari banyak aspek tersebut, pihaknya mengajak petani di Pati untuk merealisasikan percepatan tanam.

Hal itu mendapatkan respons positif dari Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma. Sebagai bagian dari elemen negara yang bertugas mewujudkan ketahanan pangan, pihaknya sangat mendukung gerakan percepatan tanam.

“Kalau produksi pangan nasional tercapai dengan baik, Indonesia tidak akan lagi bergantung pada negara lain seperti Vietnam, India dan sebagainya. Sebagai daerah penyokong ketahanan pangan terbaik di Indonesia, kami memiliki kewajiban untuk mendukungnya. Kalau ada masalah pertanian, kami siap membantu,” ucap Andri.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →