Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini
SEJARAH KERAJAAN MEDANG KAMULAN DI GROBOGAN (10)

Tentang Istana Kerajaan Medang Kamulan di Banjarejo, Begini Prediksi Supranatural



Reporter:    /  @ 11:45:21  /  27 Oktober 2016

    Print       Email
Warga berkunjung ke areal persawahan di Desa Banjarejo yang ditemukan bangunan kuno beberapa waktu lalu, yang juga diyakini dahulunya merupakan kerajaan Medang Kamulan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Warga berkunjung ke areal persawahan di Desa Banjarejo yang ditemukan bangunan kuno beberapa waktu lalu, yang juga diyakini dahulunya merupakan kerajaan Medang Kamulan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Banyaknya penemuan benda kuno di Desa Banjarejo ternyata juga menarik perhatian para ahli supranatural untuk berkunjung ke sana. Selain melihat kondisi nyata, para ahli ini juga melakukan penerawangan sisi lain yang tidak terlihat mata.

“Dari penerawangan yang saya lakukan, ada semacam energi cukup besar di areal persawahan sebelah timur Dusun Medang. Di kawasan itu, terdapat banyak bangunan dan satu di antaranya sangat besar. Kemungkinan, bangunan besar inilah istana kerajaannya,” ungkap Jajang Hidayat, ahli supranatural dari Jawa Barat yang sempat berkunjung ke Banjarejo.

Ia menyatakan, untuk bisa memunculkan bangunan besar itu bukan pekerjaan mudah. Sebab, dari gambaran yang didapat, bangunan itu sudah terpendam cukup dalam. Jika ingin menemukan lokasi itu, butuh peralatan pendukung, seperti backhoe untuk membongkar tanah guna menelisik keberadaan lokasi bangunan yang lebih besar dengan tepat.

Hasto Utomo, supranatural lainnya juga sependapat jika ada bangunan besar di sebelah timur Dusun Medang. Lokasinya ada di sebelah barat tempat penemuan pondasi kuno dari tatanan batu bata yang masuk wilayah Dusun Nganggil.

Secara fakta, hal itu bisa diperkuat dengan adanya penemuan aneka perhiasan emas dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian besar perhiasan itu ditemukan di sebelah barat bangunan kuno. Tetapi, lokasi penemuan itu tersebar di beberapa titik.

“Dari keterangan warga, perhiasan emas itu banyak ditemukan di sebelah barat. Sementara di sebelah timur lebih banyak ditemukan benda kuno dari batu. Jadi dari sini bisa saya simpulkan kalau lokasi sebelah barat mungkin tempat pemukiman besar,” kata supranatural dari Solo yang berkumis tebal itu.

Kemungkinan adanya bangunan besar atau induk di sisi barat memang juga mendapat pembenaran dari sebagian warga Banjarejo. Hal itu dikuatkan pula dengan adanya satu lokasi di sebelah timur Dusun Medang yang disebut ‘Kraton’ oleh warga setempat. Lokasi yang disebut kraton itu merupakan salah satu bagian dari 9 punthuk yang ada di Banjarejo. Posisinya berada di sebelah selatan sungai dan di sekitarnya merupakan areal persawahan.

Luasnya areal ini sekitar 500 meter persegi. Di lahan ini banyak terdapat belasan pohon. Beberapa waktu lalu, lokasi kraton dipakai untuk lahan parkir kendaraan pengunjung yang mau melihat pondasi kuno dari arah Dusun Medang. Posisi kraton ini berada di sebelah barat bangunan kuno mirip pondasi itu.

Kepala Desa Banjarejo Ahmad Taufik ketika dimintai tanggapannya menyatakan, lokasi itu sudah disebut sebagai kraton sejak dulu. Dari cerita sesepuh desa, lokasi itu disebut kraton karena diyakini sebagai pusat Kerajaan Medang Kamulan.

“Cerita yang berkembang turun temurun memang seperti itu. Soal kebenarannya masih perlu dibuktikan lagi. Tetapi, kalau melihat kondisi riil, bisa jadi hal itu benar karena posisi pusat kerajaan zaman dulu kebanyakan ditempatkan dekat dengan sungai yang waktu itu berfungsi sebagai jalur transportasi,” katanya.

Baca juga :9 Gundukan Tanah di Areal Sawah Desa Banjarejo Masih jadi Misteri yang Belum Terpecahkan Sampai Sekarang

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →