Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Luka Parah, 2 Korban Kebakaran di Karangrayung Grobogan Dirawat di ICU



Reporter:    /  @ 16:30:35  /  26 Oktober 2016

    Print       Email
Putri Kusmiyati (kiri) dan Auliya Ayuningsih yang saat ini ditempatkan di ruang ICU RSUD dr R Soedjati Purwodadi untuk mendapatkan perawatan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Putri Kusmiyati (kiri) dan Auliya Ayuningsih yang saat ini ditempatkan di ruang ICU RSUD dr R Soedjati Purwodadi untuk mendapatkan perawatan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Dua korban kebakaran sebuah toko kelontong di Dusun Jati, Desa Cekel, Kecamatan Karangrayung,Grobogan harus menjalani perawatan intensif karena mengalami luka bakar cukup parah. Yakni, Putri Kusmiyati (18) dan Auliya Ayuningsih (8) yang saat ini ditempatkan di ruang ICU RSUD dr R Soedjati Purwodadi.

“Jumlah korban kebakaran yang dibawa ke sini ada tiga orang. Dua orang, sekarang kita rawat di ICU dan satunya Safitri Puji Lestari (14) dirawat di bangsal perawatan biasa,” kata Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr R Soedjati Purwodadi Edi Mulyanto, Rabu (26/10/2016).

Menurut Edi, dua korban harus menjalani perawatan lebih intensif karena luka bakarnya mencapai 70 persen. Untuk itu, keduanya harus ditempatkan dalam ruangan khusus agar lukanya tidak terkena infeksi.

“Korban yang di ICU, luka bakarnya memang cukup parah. Sementara yang satu tidak begitu parah sehingga bisa dirawat di bangsal. Untuk korban kebakaran ini nanti akan ditangani lebih lanjut oleh dokter bedah,” katanya.

Ditambahkan, saat tiba di RSUD, korban kebakaran ini masih dalam kondisi sadar. Sebelum dirujuk, korban kebakaran sempat mendapat perawatan di Puskesmas Karangrayung.

Sementara itu, kasus kebakaran yang juga menimbulkan satu korban jiwa, yakni  Rista Putri Pratama (7), ternyata mendapat perhatian dari Bupati Grobogan Sri Sumarni. Saat bertemu dengan wartawan, Sri menegaskan jika sudah menugaskan Kepala Dinsosnakertrans Andung Sutiyoso untuk menangani peristiwa kebakaran di Desa Cekel tersebut.

“Pak Andung sudah kita minta koordinasi dengan BPBD dan Dinkes. Selain memberikan santunan untuk korban meninggal dan pemilik tokonya, kita juga akan mengupayakan bantuan perawatan korban yang mengalami luka bakar. Saya turut prihatin dengan terjadinya peristiwa ini dan semoga keluarga korban diberikan kesabaran,” katanya.

Seperti diberitakan, peristiwa kebakaran yang menimpa toko kelontong berukuran 4 x 6 meter itu terjadi Selasa (25/10/2016) sekitar pukul 19.00 WIB. beberapa jam sebelum kejadian, hujan deras mengguyur desa tersebut. Tidak lama kemudian, aliran listrik disitu padam.

Lantaran mati lampu, Kusmiyati dan adiknya Safitri menyalakan lilin untuk menerangi toko kelontong yang mereka jaga. Kedua bersaudara itu dapat tugas menjaga toko karena orang tuanya sedang ada perlu ke Jakarta.

Selain kakak beradik tersebut, di dalam toko juga terdapat dua orang lainnya. Yakni, Rista dan Aulia yang selama ini memang sering main di situ. Peristiwa kebakaran di toko kelontong itu terjadi saat hujan sudah mulai reda. Diduga, kebakaran itu disebabkan lilin yang terjatuh dan membakar barang yang ada di dekatnya.

Kebakaran ini dengan cepat langsung membesar lantaran banyak barang mudah terbakar yang terdapat di situ. Seperti,  plastik, bensin dan gas elpiji.

Setelah api membesar, puluhan warga setempat langsung berdatangan ke lokasi untuk memadamkan api. Sayangnya, cuaca gelap akibat listrik padam dan terbatasnya alat penerangan menyebabkan warga kesulitan melakukan pemadaman. Meski demikian, warga masih bisa membantu penyelamatan tiga orang yang berada di dalam toko.

“Tiga orang yang berhasil diselamatkan itu mengalami luka bakar dan dilarikan ke RSUD Purwodadi. Sedangkan, satu orang lagi yang terjebak di dalam rumah tidak berhasil diselamatkan karena api makin membesar. Dugaan sementara, kebakaran itu disebabkan lilin yang terjatuh dan mengenai barang mudah terbakar,” kata Kapolsek Karangrayung AKP Sukardi.

Baca juga : Tragis, Bocah 7 Tahun di Grobogan Tewas Terbakar

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →