Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Biografi Sastrawan Blora Pramoedya Ananta Toer Akan Ditulis Dalam Bahasa Jepang



   /  @ 08:03:11  /  26 Oktober 2016

    Print       Email
Wabup Blora Arief Rohman berfoto bersama sastrawan Jepang, Noriaki Oshikawa. (Istimewa)

Wabup Blora Arief Rohman berfoto bersama sastrawan Jepang, Noriaki Oshikawa. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Blora – Seorang Profesor dari Jepang, Noriaki Oshikawa, tertarik menelusuri jejak kehidupan sastrawan kelas dunia asal Blora, Pramoedya Ananta Toer. Penulis dan sastrawan dari Daito Bunka University itu akan menulis Biografi Pramoedya Ananta Toer (Pram) dalam bahasa Jepang.

Tempat yang pertama kali dikunjungi adalah rumah orang tua dan kelahiran Pram di Jalan Sumbawa nomor 40 Kelurahan Jetis,Kecamatan Blora, beberapa waktu lalu. Di rumah yang telah menjadi perpustakaan Pramoedya Ananta Toer Anak Semua Bangsa (PATABA) itu, Noriaki Oshikawa menggali keterangan tentang masa kecil Pram bersama adik kandung Pram, Soesilo Toer.

“Saya sebelumnya telah menerjemahkan buku karya Pram ke bahasa Jepang dan ternyata sambutan pembaca sangat bagus. Sudah 10 ribu lebih buku terjemahan Pram terjual di Jepang. Sehingga kali ini saya ingin menulis buku Biografi Pramodeya. Dalam bab pertama mengisahkan tentang masa kecil Pram sehingga saya harus datang menggali data sejarah Pram di Kota Kelahirannya ini,” kata Noriaki dikutip www.blorakab.go.id.

Beberapa tempat masa kecil Pram di Kota Blora yang dikunjungi yakni SMPN 5 Blora. Sekolah itu, dulu adalah sekolah Boedi Utomo yang didirikan oleh Mastoer, ayah Pramoedya Ananta Toer. Ia sempat melihat Tugu Mastoer yang masih kokoh  berdiri di depan SMPN 5 Blora. Noriaki Oshikawa menyempatkan pula berziarah ke keluarga besar Mastoer dan saudara Pram di kompleks Taman Makam Pahlawan Blora.

Selain itu, ia juga napak tilas di Jembatan Bangkle dan Sungai Lusi seperti yang ditulis Pram dalam bukunya Cerita Dari Blora. Ketika berada di bawah jembatan, Noriaki Oshikawa sempat membuang uang koin ke sungai. Harapannya, kelak bisa  datang lagi ke Blora.

Setelah berkeliling Kota Blora selama dua hari, ia dan rombongan diundang Wakil Bupati (Wabup) Blora Arief Rohman. Wabup mengapresiasi kedatangan Noriaki Oshikawa yang sudah rela datang jauh-jauh dari Jepang ke Blora untuk menelusuri  jejak kehidupan Pram.

“Ternyata Pram punya nama besar di dunia Internasional seperti halnya di Jepang. Ini potensi Blora yang harus dimanfaatkan untuk menarik wisatawan agar bisa berkunjung kesini. Pemkab setuju untuk melestarikan peninggalan Pram di Blora, kalau perlu nanti kita buat Festival Pram atau sejenisnya dengan tetap mempertahankan bangunan asli rumah Pram,” kata Wabup.

Usai berdialog di ruang kerjanya, Wabup mengajak Noriaki Oshikawa, JB.Kristanto,Soesilo Toer dan rombongan untuk menikmati kuliner khas Blora satai Ayam. Noriaki Oshikawa menyukai sate ayam Blora.

Wabup memberi souvenir berupa kaos bergambar Pramoedya Ananta Toer dan sejumlah buku panduan wisata Kabupaten Blora dari Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Blora.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →