Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Tragis, Bocah 7 Tahun di Grobogan Tewas Terbakar



Reporter:    /  @ 23:00:38  /  25 Oktober 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

MuriaNewsCom,Grobogan – Nasib tragis menimpa Rista Putri Pratama (7), warga Dusun Jati, Desa Cekel, Kecamatan Karangrayung. Betapa tidak, bocah yang berusia 7 tahun itu ditemukan hangus terbakar saat terjadi peristiwa kebakaran yang menimpa toko kelontong dekat rumahnya, Selasa (25/10/2016).

Selain korban tewas, kebakaran di Dusun Jati yang berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB itu menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit. Yakni, dua orang kakak beradik, Putri Kusmiyati (18) dan Safitri Puji Lestari (14) serta Auliya Ayuningsih (8).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, beberapa jam sebelum kejadian, hujan deras mengguyur desa tersebut. Tidak lama kemudian, aliran listrik di situ padam.

Lantaran mati lampu, Kuswati dan adiknya menyalakan lilin untuk menerangi toko kelontong yang mereka jaga. Kedua bersaudara itu dapat tugas menjag toko karena orang tuanya sedang ada perlu ke Jakarta. Selain kakak beradik, di dalam toko juga terdapat dua orang lainnya. Yakni, Rista dan Auliya yang selama ini memang sering main di situ.

Peristiwa kebakaran di toko kelontong itu terjadi saat hujan sudah reda. Diduga, kebakaran itu disebabkan lilin yang terjatuh dan membakar barang yang ada di dekatnya. Kebakaran ini dengan cepat langsung membesar lantaran banyak barang mudah terbakar yang terdapat di situ. Seperti,  plastik, bensin dan gas elpiji.

Setelah api membesar, puluhan warga setempat langsung berdatangan ke lokasi untuk memadamkan api. Sayangnya, cuaca gelap akibat listrik padam dan terbatasnya alat penerangan menyebabkan warga kesulitan melakukan pemadaman. Meski demikian, warga masih bisa membantu penyelamatan tiga orang yang berada di dalam toko.

“Tiga orang yang berhasil diselamatkan itu mengalami luka bakar dan dilarikan ke RSUD Purwodadi. Sedangkan, satu orang lagi yang terjebak di dalam rumah tidak berhasil diselamatkan karena api makin membesar,” kata Kapolsek Karangrayung AKP Sukardi.

Korban yang tewas ini kondisinya mengenaskan dan sudah tidak bisa dikenali. Sebab, seluruh tubuhnya hangus terbakar.”Untuk korban meninggal sudah kita serahkan pada keluarganya. Jenazah akan dimakamkan,” sambungnya.

Mengenai penyebab terbakarnya toko kelontong milik Suwarni itu, masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara, kebakaran itu disebabkan lilin yang terjatuh dan mengenai barang mudah terbakar.”Dugaan sementara seperti itu. Kita belum bisa dapat keterangan lebih jauh karena saksinya ada di rumah sakit,” imbuhnya.

Editor  : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →