Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Cegah Pungli, Pemkab Kudus Gelar Roadshow ke Kecamatan



Reporter:    /  @ 20:33:49  /  22 Oktober 2016

    Print       Email

pungli-2-e

MuriaNewsCom, Kudus – Terungkapnya kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang membuat seorang perangkat desa di Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, dipecat bupati Kudus, menjadi perhatian tersendiri jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus.

Hingga saat ini, pemkab masih terus menelusuri kasus itu. Termasuk pemeriksaan di tingkatan Inspektorat, yang juga masih dijalankan. ”Kami masih terus memproses kasusnya. Inspektorat juga masih bekerja, kok. Masih terus kita selidiki,” kata Asisten Pemerintahan Sekda Kudus Agus Budi Satriyo.

Menurutnya, pemkab memang memprioritaskan kasus-kasus yang terkait dengan dugaan pungli yang dilakukan aparatur pemerintah. Sehingga untuk kasus Gondosari, masih terus didalami terkait siapa saja yang terlibat di dalamnya.

Sebagaimana diketahui, Bupati Kudus H Musthofa mengatakan jika pihaknya sudah memberhentikan atau memecat satu orang perangkat Desa Gondosari, karena terkait pungli kepada masyarakat. Yang bersangkutan menarik pengli sebesar Rp 400 ribu kepada warga yang sedang mengurus administrasi.

Agus mengatakan, untuk mencegah terjadinya pungli di lembaga pemerintah, pihaknya memang melakukan roadshow ke kecamatan-kecamatan yang ada di Kudus. ”Saat ini tinggal tiga kecamatan saja yang akan kita kunjungi, untuk menyampaikan soal pemberantasan pungli tersebut,” katanya.

Dikatakan Agus, adanya perangkat desa yang diberhentikan karena terkait pungli, bukan merupakan shock teraphy. Pasalnya, upaya pemberantasan ini juga sudah dilakukan jauh-jauh oleh pemkab.

”Mereka seharusnya mengerti soal ini. Karena kita sudah sosialisasikan kepada mereka terkait upaya pemkab memberantas pungli. Sehingga mereka seharusnya memang sudah mengerti,” jelasnya.

Bupati Kudus H Musthofa sendiri juga menegaskan, jika pihaknya tidak akan kompromi terhadap segala apapun, yang terkait dengan pungli. ”Begitu ada informasi, kita akan tindak lanjuti. Kita cari tahu kebenarannya. Kalau memang sudah terbukti, maka kita tidak akan segan-segan memberhentikannya. Tidak usah pakai kompromi, wong mereka sudah tahu konsekuensinya, kok,” tegasnya.

Warga, menurut bupati, juga diminta untuk ikut serta dalam memberantas pungli ini. Semua akses informasi juga sudah dibuka pihaknya. ”Baik melalui Facebook, Twitter, WhatsApp, email, atau yang lainnya. Silakan laporkan ke saya, dan akan saya tindaklanjuti,” imbuhnya.

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →