Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Santri Diminta Tidak Kaku Dalam Menerapkan Ajaran Agama



Reporter:    /  @ 11:20:21  /  22 Oktober 2016

    Print       Email
Ribuan santri sedang mengikuti apel Peringatan Hari Santri Nasional yang digelar di Alun-alun Rembang, Sabtu (22/10/2016). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Ribuan santri sedang mengikuti apel Peringatan Hari Santri Nasional yang digelar di Alun-alun Rembang, Sabtu (22/10/2016). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren yang ada di Rembang mengikuti apel peringatan Hari Santri Nasional yang digelar di Alun-alun Rembang, Sabtu (22/10/2016). Meski kondisi alun-alun sebagian tergenang air lantaran hujan lebat pada Sabtu pagi, namun hal itu tak menyurutkan semangat santri untuk mengikuti apel.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Rembang Abdul Hafidz yang juga bertindak sebagai inspektur upacara, para SKPD, Forkopimpda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Tokoh NU, GP Ansor, Banser, Fatayat, tokoh Muhammadiyah, tokoh LDII,  ulama dan sebagainya.

Dalam sambutannya, Bupati Rembang Abdul Hafidz berpesan, agar santri bisa mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, santri tidak harus kaku dan harus bisa fleksibel dalam menerapkan ajaran agama.”Selain itu, santri juga harus bisa mengembangkan diri. Dan jangan hanya puas dengan keilmuan yang kalian miliki. Santri harus bisa selalu menambah wawasan, sehingga apa yang diinginkan bisa tercapai,” ujarnya di hadapan ribuan santri.

Kemudian, santri diminta untuk bisa mengedepankan akhlaqul karimah, bersikap tegas dan bisa menyampaikan kebenaran. Menurutnya, peringatan Hari Santri juga dapat memberikan pendidikan keagamaan bagi warga, serta bisa membendung terorisme.

“Tentunya, Hari Santri ini bisa memberikan semangat bagi santri. Karena, santri bisa menjadi pondasi pembangunan, pemikiran bagi bangsa serta dapat membendung ajaran terorisme yang ada di masyarakat,” pungkasnya.

Dalam apel Peringatan Hari Santri Nasional ini, juga ada pembacaan teks Resolusi  Jihad dan ikrar santri Indonesia. Selain itu juga menyanyikan lagu Indonesia Raya, Padamu Negeri, Selawat Badar dan  Subbanul Wathon (cinta tanah air) ciptaan KH. Wahab Chasbullah Jombang, Jawa Timur.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →