Loading...
You are here:  Home  >  Olahraga  >  Artikel ini

Petenis Internasional Juarai Kejurnas Pelti Pati



Reporter:    /  @ 15:30:22  /  21 Oktober 2016

    Print       Email
Ketua Pelti Kabupaten Pati Joni Kurnianto (kiri) berfoto bersama dengan para juara tenis junior dari berbagai daerah di Indonesia. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Ketua Pelti Kabupaten Pati Joni Kurnianto (kiri) berfoto bersama dengan para juara tenis junior dari berbagai daerah di Indonesia. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kejuaraan nasional tenis junior Pelti Pati Apkomindo-Luwak White Koffie diikuti berbagai petenis nasional dan internasional. Mereka berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia, dari Surabaya, Tuban, Semarang, Balikpapan, Manado, Jambi, Tondano, Bandar Lampung, Yogyakarta, Ciamis, Bogor, Cianjur, Cilacap, Solo, Sukoharjo, hingga Wonogiri, Pati, Kudus, Blora, Grobogan, dan lainnya.

Salah satu yang keluar sebagai juara, di antaranya Rizky Varrellito (DIY) dan Andika Rizqi (Pati) sebagai juara ganda putra usia 10 tahun, Akbar Aidil (Kudus) dan Abid Athallah (Semarang) sebagai juara ganda putra usia 12 tahun, Reza Falevi dan Nauvaldo (Semarang) sebagai juara ganda putra usia 14 tahun.

Sementara itu, juara ganda putri usia 10 tahun disabet Kholisa Siti (Kudus) dan Nafisa Zaki (Pati), Louisa Santoso (Wonosobo) dan Latifa Sih Maharani (Bantul) sebagai juara ganda putri usia 12 tahun, Laili Rahmawati (Sukoharjo) dan Carrisa Saltsa (Cilacap) sebagai juara ganda putri 14 tahun, serta Ocha Izduhaar (Wonogiri) dan Fatima Wardoyo (Semarang) sebagai juara ganda putri usia 16 tahun.

Pada kompetisi tunggal putri, juara pertama usia 10 tahun disabet Kholisa Siti Maisaroh (Kudus), Diah Ayu Novita (Kudus) sebagai juara pertama usia 12 tahun, Rarasima Kusuma (Semarang) sebagai juara pertama usia 14 tahun, serta Nadya Dhaneswara (Kudus) sebagai juara pertama usia 16 tahun.

“Semua juara akan ditentukan Jumat (21/10/2016) sore ini. Mereka akan langsung pulang setelah menerima penghargaan. Tidak ada penutupan event, karena mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan perjalanan yang sangat jauh. Kami apresiasi kepada semua yang sudah berpartisipasi menyemarakkan kejurnas Pelti Pati,” kata Ketua Pelti Kabupaten Pati, Joni Kurnianto.

Fatima Wardoyo, petenis asal Semarang mengaku senang bisa menjadi juara pertama. Petenis yang sudah beberapa kali menyabet juara di tingkat nasional maupun internasional ini sudah terbiasa bermain dengan petenis-petenis kelas dunia.

“Bermain tenis itu kuncinya disiplin, bisa mempertahankan bola jangan sampai mati, harus bisa mengembalikan bola dan bagaimana bisa menyerang hingga mematikan bola lawan. Latihan rutin, senang, dan kerja sama menjadi salah satu kunci saat bermain ganda,” ucap Fatima.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →