Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Kapolres Pati Nyatakan Perang pada Pungutan Liar



Reporter:    /  @ 16:00:12  /  21 Oktober 2016

    Print       Email
Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo mengecek sebuah dokumen di Kantor Samsat Pati, Jumat (21/10/2016), untuk memastikan tidak ada pungli. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo mengecek sebuah dokumen di Kantor Samsat Pati, Jumat (21/10/2016), untuk memastikan tidak ada pungli. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo menyatakan perang pada pungutan liar yang ada di Kabupaten Pati. Upaya pemberantasan pungli diharapkan bisa mewujudkan Kabupaten Pati bebas dari pungli.

Tak segan-segan, Kapolres beberapa kali melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah tempat pelayanan publik seperti Kantor Samsat, pelayanan pembuatan SIM di Satlantas, hingga pelayanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Semua petugas diperiksa untuk memastikan tidak ada pungli dalam melayani masyarakat.

Selain itu, Kapolres bersentuhan kepada masyarakat langsung untuk bertanya apakah ada praktik pungutan liar atau tidak di sejumlah tempat pelayanan masyarakat. Bila terbukti ada praktik pungli, Kapolres mengaku akan menindak tegas para petugas, di mana jabatan menjadi taruhannya.

“Sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, kami akan menindak tegas bila ada petugas yang melakukan pungli. Kami juga sudah menempatkan orang-orang kami untuk selalu memantau di sejumlah tempat pelayanan masyarakat,” kata Kapolres.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan jasa calo, tetapi berhubungan langsung dengan petugas. Bila sudah berhubungan langsung kepada petugas, tetapi masih ada pungli, masyarakat diminta melaporkan kepada polisi.

“Jauhi calo dan urus sendiri kepada petugas. Kalau sudah mengurus sendiri kepada petugas tapi ada pungli, laporkan saja. Kami pasti akan tindak lanjuti. Hal itu biar pelayanan di Pati semakin baik,” imbaunya.

Saat ini, pihaknya sudah memasang baner dan pamflet di sejumlah tempat pelayanan masyarakat, berisi tulisan biaya yang semestinya dikeluarkan wajib pajak sesuai dengan aturan. Dengan begitu, masyarakat semakin tahu berapa sebenarnya besaran biaya yang dikeluarkan untuk mengurus surat-surat maupun membayar pajak kendaraan.

Baca juga : Kapolres Sidak Pungli di Kantor Samsat Pati, Ini Hasilnya

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →