Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Gunari, Atlet Difabel Asal Grobogan Raih Dua Medali di Peparnas, Ini Sosoknya



Reporter:    /  @ 19:27:29  /  20 Oktober 2016

    Print       Email
Gunari saat mendapat uang saku dari Bupati Grobogan Sri Sumarni sebelum bertolak mengikuti Peparnas beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Gunari saat mendapat uang saku dari Bupati Grobogan Sri Sumarni sebelum bertolak mengikuti Peparnas beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Sempat diragukan bisa meraih prestasi, Gunari malah bisa menunjukkan taji di ajang Peparnas 2016 yang berlangsung di Jawa Barat. Salah satu atlet difabel asal Grobogan yang memperkuat kontingen Jawa Tengah itu berhasil meraih dua medali.

Medali yang didapat dari cabor atletik nomor balap kursi roda ini berupa satu perak dan satu perunggu. Torehan perak didapat di nomor 100 meter dan perunggu untuk 200 meter.

“Barusan saya dapat kabar dari Jawa Barat kalau atlet kita Gunari berhasil dapat dua medali. Prestasi yang didapat ini memang mengejutkan dan di luar dugaan,” kata Kabid Olahraga Disporabudpar Grobogan Karsono didampingi Kasi Pembinaan Olahraga Eko Priyono.

Dua hari sebelumnya, satu atlet lainnya Edi Nuryanto juga berhasil mendulang medali dalam pesta olahraga empat tahunan bagi penyandang difabel tersebut. Atlet asal Kecamatan Karangrayung itu berhasil meraih medali perak di cabor tenis meja.

Dalam ajang Peparnas 2016 ini, kontingen Jawa Tengah berkekuatan 156 atlet dari berbagai daerah. Dari jumlah ini, Grobogan menyumbangkan 5 atlet terbaiknya.

Masing-masing, Sutrisno yang berlaga di cabor panahan, Supriyono (atletik), Gunari (balap kursi roda), Edi Nuryanto (tenis meja) dan Siti Mahmudah yang akan turun di cabor angkat berat.Selain atlet, ada satu nama lagi yang masuk tim official. Yakni, Joko Sulasmono yang jadi asisten pelatih cabor bola voli duduk.

Menurut Eko, pelaksanaan Peparnas masih berlangsung cukup lama. Jadwalnya sampai 25 Oktober mendatang. Dikatakan, peluang untuk meraih tambahan medali masih terbuka. Khususnya, Siti Mahmudah yang akan turun di cabor angkat berat. Sebab, Siti merupakan atlet andalan dan baru saja pulang mengikuti ajang Paralimpiade di Brasil.“Kesempatan dapat medali di Peparnas masih ada.Doakan saja, agar semuanya bisa berhasil bawa pulang medali,” kata Eko.

Sementara itu, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Grobogan Sunar ketika dimintai tanggapannya mengaku bangga dengan sudah didapatnya tiga medali tersebut. Dia berharap agar keberhasilan itu bisa melecut semangat rekan lainnya dari Jawa Tengah untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi.

“Keberhasilan Edi meraih perak dan Gunari yang dapat perak dan perunggu sangat menggembirakan. Saya ucapkan selamat dan salut atas perjuangannya,” katanya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →