MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping
Banner Kuping Kanan

Fornel Jepara Dorong Pemerintah Buat Perda Turunan UU Nomor 7 Tahun 2016

50
Masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Kelompok Nelayan (Fornel) Jepara Utara  bersama Gusdurian setempat menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Jepara. (Istimewa)
Masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Kelompok Nelayan (Fornel) Jepara Utara  bersama Gusdurian setempat menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Jepara. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Jepara – Masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Kelompok Nelayan (Fornel) Jepara Utara  bersama Gusdurian setempat menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Jepara. Mereka diterima langsung oleh SKPD melalui audiensi di kantor Bupati Jepara.

Nelayan menyampaikan aspirasi terkait munculnya Undang-Undang  No 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan Nelayan yang baru-baru ini disahkan oleh Pemerintah Pusat. Masyarakat mendorong untuk segera dilakukan penyusunan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Jepara.

Ada delapan poin yang disampaikan nelayan untuk menjadi pertimbangan pemerintah ketika mulai menyusun Peraturan Daerah yaitu  lingkungan, prasarana dan sarana produksi perikanan, kepastian usaha, jaminan risiko penangkapan dan pembudidaya ikan, penghapusan praktik ekonomi biaya tinggi, kemitraan usaha perikanan,  kemudahan akses ilmu pengetahuan dan teknologi serta poin kedelapan kelembagaan nelayan dan pembudidayaan.

Nelayan berharap dan menekankan poin pada pemerintah untuk segera melakukan kemitraan dengan pihak ketiga untuk mencari asuransi bagi nelayan ketika terjadi bencana kecelakaan.

“Nelayan tidak lepas dari risiko kecelakaan dari faktor bencana alam, kami mengharapkan pemerintah menyiapkan kerja sama dengan pihak ketiga yang menjamin keselamatan” ujar Sholikul Hadi selaku Ketua Fornel Jepara Utara.

Editor : Akrom Hazami

 

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.