Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Polisi Ringkus Pengguna Sabu Asal Desa Kembang Pati



Reporter:    /  @ 17:30:42  /  18 Oktober 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Polres Pati berhasil menangkap tangan pengguna sabu berinisial D, warga Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Pati, Senin (17/10/2016) malam.

Pelaku ditangkap di Jalan Raya Dukuhseti-Tayu, Desa Kembang, Dukuhseti. Saat ditangkap, pelaku diduga akan melakukan transaksi sabu dengan seseorang. Namun, polisi tidak menemukan sabu-sabu. Petugas hanya menemukan tiga lembar uang pecahan seratus ribu, satu amplop warna putih berisi dua plastik bening strip merah dan satu sendok yang terbuat dari sedotan warna putih.

“Kemungkinan pelaku sudah menghabiskan sabu-sabu saat polisi mencoba menangkap tangan. Namun, pelaku tetap dibawa ke Mapolres Pati untuk dites urine. Hasilnya positif. Pelaku menggunakan narkotika jenis sabu,” ungkap Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo, Selasa (18/10/2016).

Polisi juga melakukan penggeledahan di rumah milik pelaku. Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan satu paket sabu sisa pemakaian, tiga buah bong yang terbuat dari bekas botol minuman yang di atasnya terdapat dua sedotan plastik.

Polisi juga menemukan satu buah bong yang terbuat dari bekas botol sirup Marjan dengan dua lubang pada tutup botol, tiga buah korek api gas warna merah dan biru, enam buah pipet kaca, sembilan buah plastik klip warna bening strip merah, satu pak plastik bening strip merah merek C-Tik, satu buah timbangan elektrik, satu buah sendok yang terbuat dari sedotan warna putih, satu HP merek Nokia, sebelas potongan sedotan, dan satu buah solasi warna hitam.

“Tersangka dan barang bukti sudah kami amankan di Mapolres Pati untuk penyelidikan lebih lanjut. Kami tidak akan membiarkan Kabupaten Pati menjadi sarang bagi bandar maupun pengguna narkoba. Kami akan sikat habis,” tegas Kompol Sundoyo.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 subsider 127 ayat 1 huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana kurungan penjara minimal empat tahun. Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus tersebut bila kemungkinan ada bandar di balik tersangka.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →