Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

RSUD Dr R Soetijono Blora Kekurangan Dokter Spesialis dan Perawat



   /  @ 15:01:59  /  18 Oktober 2016

    Print       Email
Wakil Bupati Blora Arief Rohman bersama jajaran pemkab setempat melakukan pemantauan ke RSUD RSUD Dr R Soetijono. (Humas dan Protokol Setda Kabupaten Blora)

Wakil Bupati Blora Arief Rohman bersama jajaran pemkab setempat melakukan pemantauan ke RSUD RSUD Dr R Soetijono. (Humas dan Protokol Setda Kabupaten Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Direktur RSUD Dr R Soetijono Blora dr Nugroho Adiwarso, SpOG menyampaikan bahwa kendala yang dialami oleh RSUD Blora saat ini adalah kurangnya Dokter Spesialis serta tenaga perawat.

“Selain masalah sumber daya manusia, keterbukaan informasi publik juga menjadi evaluasi bagi RSUD Dr R Soetijono Blora,” kata Nugroho.

Hal itu disampaikannya saat Wakil Bupati Blora Arief Rohman didampingi Staf Ahli Bupati Blora Bidang Pembangunan Dewi Tedjowati, Asisten Administrasi Sekda Blora Komang Gede Irawadi, Kepala Bappeda Kabupaten Blora Samgautama Karnajaya, beserta tim melakukan Monitoring dan Evaluasi di RSUD Dr R Soetijono Blora dan Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.

Arief menyampaikan bahwa di era yang serba membutuhkan keterbukaan ini, RSUD Dr R Soetijono Blora harus lebih terbuka dalam menyampaikan informasi ke masyarakat. “Humas RSUD Dr R Soetijono Blora dapat belajar kepada Humas Setda Blora mengenai keterbukaan informasi public,” ujar Arief.

Saat ini RSUD Dr R Soetijono Blora sedang melakukan pembangunan ruang VIP tingkat dua dan nantinya akan melakukan perluasan lapangan parkir. Untuk diketahui RSUD Dr. R. Soetijono Blora saat ini sudah memberikan layanan cuci darah. Sehingga untuk masyarakat Blora tidak perlu jauh-jauh untuk melakukan cuci darah.

Setelah melakukan monitoring dan evaluasi di RSUD Dr. R. Soetijono Blora, rombongan melanjutkan kegiatan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Blora. Kepala Dinas Kesehatan Dr Henny Indriyanti,menyampaikan bahwa angka kematian ibu dan bayi masih tinggi. Oleh karena itu Wakil Bupati Blora meminta kepada Dinas Kesehatan untuk memberikan sosialisasi serta perhatian lebih kepada Ibu hamil serta melakukan tindakan antisipasi kematian Ibu dan bayi.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →