Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Panwas Ancam PNS, Kades dan Perangkat Desa di Pati yang Tidak Netral pada Pilkada 2017



   /  @ 16:00:52  /  18 Oktober 2016

    Print       Email
Ketua Panwaskab Pati Achwan memperingatkan PNS, kades dan perangkat desa di Pati untuk netral pada Pilkada 2017. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Ketua Panwaskab Pati Achwan memperingatkan PNS, kades dan perangkat desa di Pati untuk netral pada Pilkada 2017. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Calon tunggal pada Pilkada Pati disebut-sebut memiliki potensi kerawanan pelanggaran yang besar. Salah satunya, kemungkinan adanya pegawai negeri sipil (PNS), kepala desa (kades), dan perangkat desa yang mendukung paslon secara terang-terangan kepada publik.

Bila ditemukan adanya PNS, kades dan perangkat desa yang tidak netral dan secara terbuka mendukung atau bahkan mengkampanyekan paslon, Panwaskab Pati tidak segan untuk menindak tegas. Pasalnya, PNS, kades dan perangkat desa diwajibkan untuk netral dalam pilkada.

“Kalau sampai terkondisikan sampai seluruh kades dan perangkat desa secara jelas, terang-terangan menyatakan dukungannya kepada satu-satunya paslon di Pilkada Pati, itu bisa dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK),” tegas Ketua Panwaskab Pati, Achwan, Selasa (18/10/2016).

Menurutnya, pengkondisian PNS, kades dan perangkat desa yang bersifat masif dan terstruktur sangat berbahaya bagi keberlangsungan demokrasi yang sehat dan bermartabat. Karena itu, netralitas PNS, kades dan perangkat desa mesti dijaga karena sudah diatur dalam undang-undang.

Ketentuan itu juga berlaku bagi mereka yang mencoba secara terang-terangan menyatakan dukungannya kepada paslon di media sosial. “Meskipun hanya calon tunggal, sikap tidak netral itu dilarang karena tidak ada pembolehan dalam undang-undang,” imbuh Achwan.

Achwan menilai, calon tunggal kemungkinan membuat PNS, kades dan perangkat desa berani secara terang-terangan mendukung paslon. Beda halnya bila paslon lebih dari satu, ada kekhawatiran bagi PNS ternyata calon pesaing yang menjadi bupati dan wakil bupati.

Karena itu, dia benar-benar mengimbau kepada semua elemen masyarakat yang diwajibkan netral dalam pilkada harus benar-benar netral, kendati hanya satu paslon. Jika aturan itu dilanggar, mereka bisa dikenakan sanksi yang tegas.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →