Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Lahir Dapat Akta Kelahiran Gratis di Kudus, Bupati : Bisa jadi Percontohan Jateng



Reporter:    /  @ 19:30:50  /  17 Oktober 2016

    Print       Email
akta

Bupati Kudus menghadiri peluncuran program Akta Kelahiran gratis untuk bayi yang lahir di delapan rumah sakit.  (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Bupati Kudus Musthofa mengatakan, melahirkan di delapan rumah sakit yang langsung dapat Akta Kelahiran merupakan terobosan positif. Hal itu diharapkan mampu menjadi percontohan, khusususnya tingkat Jawa Tengah.

“Ini dapat dicontoh oleh daerah lainnya. Khususnya Jateng karena ini merupakan hal yang positif,” katanya saat sambutan di RS Mardi Rahayu, Senin (17/10/2016).

Menurutnya, pemerintah mendukung akan upaya melayani masyarakat. Kesepakatan dilakukan dengan rumah sakit swasta dan pemerintah.

Bupati juga berharap agar pelayanan kepada pasien juga ditingkatkan. Khususnya  pelayanan pasienBPJS, yang selama ini dikabarkan banyak keluhan dari warga.

“Pasien BPJS juga harus diberikan pelayanan yang baik. Jangan disepelekan, termasuk menyapa pasien,” ujarnya.

Dia berpesan pihak puseksmas juga mampu bersinergi dengan rumah sakit. Hal itu dimaksudkan guna memilih pengobatan mana yang ditangani puskesmas atau rumah sakit.

Sebelumya, progam mendapatkan Akta Kelahiran berawal dari RSUD yang bekerja sama dengan Disdukcapil. Tujuannya adalah memberikan layanan kepada masyarakat yang melahirkan. Progam tersebut mulai berjalan sekitar Mei lalu.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →