Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini
AYO MALU, JANGAN BAB SEMBARANGAN

Pemkab Rembang Sebut Program Stop BABS Cukup Sulit Direalisasikan di Wilayah Pantai



Reporter:    /  @ 20:30:23  /  17 Oktober 2016

    Print       Email
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang Aris Suryono (kiri). Petugas mengecek jamban salah satu warga yang merupakan bantuan dari CSR perusahaan (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang Aris Suryono (kiri). Petugas mengecek jamban salah satu warga yang merupakan bantuan dari CSR perusahaan (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Grobogan – Kepala Dinas Keshatan Kabupaten Rembang Ali Syafi’i melalui Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Aris Suryono mengatakan, penanganan program stop BABS cukup sulit untuk direalisasikan di wilayah pantai.

“Cukup sulit untuk mengubah pandangan mereka terkait perilaku buang air besar sembarangan. Sebagian besar mereka adalah nelayan, dan selama ini lebih memilih BAB di pinggiran laut, karena hal itu dianggap mudah ketimbang membuat jamban di rumah,” katanya.

Terkait kondisi tersebut, pihaknya terus mencoba untuk mensosialisasikan program stop BABS. Karena menurutnya, penggunaan jamban masih dianggap sebagai sesuatu yang kurang penting atau tidak menjadi hal pokok.

“Biasanya, masyarakat di sekitar pantai ini, baru akan membuat jamban ketika ada hajatan, misalnya hajatan pernikahan. Sebab bila sudah mantu, dirumah mereka sudah ketambahan keluarga baru, sehingg perlu membuat jamban,” paparnya.

Selanjutnya, mengenai program stop BABS tersebut, pihaknya juga tidak mengharuskan setiap KK memiliki WC atau jamban, namun dalam beberapa KK bisa patungan untuk membuat jamban yang bisa digunakan bersama. Sehingga, tidak lagi BAB sembarangan.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →