Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Duh, 2 Kapal Ambulans Puskesmas Karimunjawa Jepara Rusak



   /  @ 16:05:50  /  17 Oktober 2016

    Print       Email
Kapal ambulans yang rusak disandarkan di Pelabuhan Karimunjawa Jepara. (Istimewa)

Kapal ambulans yang rusak disandarkan di Pelabuhan Karimunjawa Jepara. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Jepara – Armada kesehatan di Jepara, kini tak lagi bisa beroperasi maksimal. Karena dua dari tiga kapal ambulans Puskesmas Karimunjawa Kabupaten Jepara rusak.

Kondisi demikian berakibat pelayanan kesehatan untuk warga yang tinggal di sejumlah pulau di Kepulauan Karimunjawa, terhambat. Mereka terpaksa mengandalkan kapal kayu milik nelayan setempat.

Tenaga medis yang diperbantukan di Puskesmas Karimunjawa dr Aton mengatakan, dua unit kapal ambulans di tempatnya rusak. Sehingga tidak bisa beroperasi. Akibatnya, kapal itu hanya disandarkan di Pelabuhan Karimunjawa.

“Dari tiga ambulans kapal yang ada, dua rusak. Hanya satu yang bisa digunakan. Itupun yang ukurannya paling kecil,” kata Aton.

Lokasi bersandar kapal ambulans yang masih beroperasi berada paling pojok persis di samping badan jalan Pelabuhan Karimunjawa. Pada bagian lambung kapal tertulis “Puskesmas Keliling 2012 Ditjen Bina Upaya Kesehatan Kementrian Kesehatan RI”. Sedang dua kapal ambulans yang rusak berjejer di sampingnya. Pada bagian lambung dua kapal ambulans itu tertulis “Kapal Keliling Karimunjawa Kabupaten Jepara”.

Menurut Aton, kapal ambulans yang rusak itu sudah pernah diperbaiki. Tapi sayangnya tak lama setelah proses perbaikan, kapal itu kembali rusak. “Bahkan perbaikannya dilakukan di Tegal, Jateng. Di bawa ke sini rusak lagi dan karena tak ada teknisi yang bisa memperbaiki akhirnya tak bisa digunakan,” jelasnya.

Pihaknya terpaksa menggunakan kapal kayu milik nelayan saat pelayanan kesehatan di Pulau Parang, Pulau Nyamuk dan Pulau Genting. Sebab satu-satunya kapal ambulans yang bisa dioperasionalkan ukurannya kecil dan tak bisa diandalkan saat berlayar malam hari.

Ukuran kapal yang kecil mudah terombang-ambing di laut. Selain itu juga mudah meledak saat menabrak karang di laut. “Makanya kita mengandalkan kapal kayu. Kalau menabrak karang daya tahan kapal kayu lebih kuat,” paparnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara dr Dwi Susilowati mengatakan pihaknya sudah berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan di Kepulauan Karimunjawa.

Termasuk soal armada transportasi yang melayani kesehatan di kepulauan yang ada di Laut Jawa itu. Kapal ambulans yang rusak sudah diperbaiki dan anggarannya dari APBD Jepara 2016.

“Awal tahun kapal yang rusak kita docking. Tapi kalau rusak lagi nanti coba kita cek. Tenaga medis di sana lebih tahu soal itu,” tandasnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →