Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Ternyata Ada 1 Anggota TNI Asal Grobogan yang jadi Peserta Transmigrasi, Ini Sosoknya



Reporter:    /  @ 08:20:06  /  16 Oktober 2016

    Print       Email
Pelda Maryoto bercanda dengan putrinya sebelum berangkat transmigrasi menuju Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Sabtu (15/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pelda Maryoto bercanda dengan putrinya sebelum berangkat transmigrasi menuju Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Sabtu (15/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Satu orang berseragam TNI yang berbaur dengan puluhan peserta transmigrasi asal Grobogan sempat menarik perhatian. Semula, anggota TNI yang berdinas di Koramil Godong itu dikira sedang tugas pengamanan di tempat penampungan peserta transmigrasi yang akan diberangkatkan ke Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Ternyata, anggota TNI bernama Maryoto ini bukan sedang bertugas. Tetapi, dia merupakan salah satu di antara 10 kepala keluarga yang jadi peserta transmigrasi.

“Benar, saya salah satu peserta transmigrasi yang sebentar lagi akan berangkat ke Bulungan. Dari 10 keluarga yang ikut, 9 dari masyarakat umum dan satu lagi adalah saya dari unsur TNI,” kata tentara berpangkat Pelda itu.

Menurut Maryoto, keikutsertaannya ini dilakukan melalui program transmigrasi TNI AD (Transad). Di mana, bagi anggota TNI AD yang mendekati masa pensiun bisa mengikuti program transmigrasi tersebut.

“Dua tahun lagi saya sudah pensiun dari TNI. Tahun depan sudah masuk Masa Persiapan Pensiun (MPP). Makanya, saya mendaftarkan diri ikut program transmigrasi dan mendapat izin dari Komandan Kodim 0717/Purwodadi hingga Panglima TNI. Keberangkatan saya sebagai peserta transmigrasi kebetulan diikutkan dalam rombongan ini,” kata pria yang juga mengemban tugas jadi Babinsa di Desa Werdoyo, Kecamatan Godong tersebut.

Anggota TNI yang berasal dari Desa Anggaswangi, Kecamatan Godong tersebut berangkat menuju lokasi transmigrasi bertiga. Yakni, dengan istrinya Sudarti, dan anak bungsunya Anggi Fridayanti yang baru berusia 8 tahun.

Sebenaranya, Maryoto masih punya dua anak lagi. Tetapi, tidak diajak pindah bersama karena keduanya masih sekolah. “Anak pertama masih SMA dan yang kedua SMP. Keduanya sama-sama kelas tiga, jadi tidak saya bawa berangkat. Nanti, setelah mereka lulus baru saya pindahkan ke Bulungan,” katanya.

Selain adanya progam Transad, Maryoto mengaku punya beberapa alasan lain ikut transmigrasi. Di antaranya, sebagai TNI, dia ingin ikut berpartisipasi membantu tugas di wilayah perbatasan RI. Seperti di wilayah Bulungan yang berbatasan dengan Malaysia.

“Selain itu, saya juga ingin meningkatkan perekonomian keluarga. Yakni, dengan bersungguh-sungguh mengolah lahan yang didapatkan nanti. Mohon doanya, agar semua rombongan selamat sampai tujuan dan bisa berhasil ketika berada di Bulungan,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Ssst….! Rumah Dinas Wabup Grobogan Mulai Dibenahi, Siapa yang Bakal Menempati?

Selengkapnya →