Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

38 Peserta Transmigrasi Asal Grobogan Diberangkatkan ke Kalimantan Utara



Reporter:    /  @ 21:00:19  /  15 Oktober 2016

    Print       Email
Kabid Transmigrasi Hadi Purmiyanto menyerahkan bantuan peralatan pertanian pada peserta transmigrasi, Sabtu (15/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kabid Transmigrasi Hadi Purmiyanto menyerahkan bantuan peralatan pertanian pada peserta transmigrasi, Sabtu (15/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Sebanyak 10 keluarga asal Grobogan yang terdiri dari 38 orang diberangkatkan menuju daerah tujuan transmigrasi, Sabtu (15/10/2016). Peserta program transmigrasi pemerintah ini rencananya akan ditempatkan di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Sepunggur, Desa/Kecamatan Tangjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Kepala Dinsosnakertrans Grobogan Andung Sutiyoso menyatakan, 10 keluarga yang berasal dari beberapa kecamatan itu diberangkatkan lewat program transmigrasi sharing antara Pemprov Jateng dan Kabupaten Bulungan. Di mana, pihak pemprov akan membangunkan rumah tinggal dan Pemkab Bulungan menyediakan lahan usaha seluas 1 hektare bagi para transmigran.

“Jumlah transmigrasi program ini keseluruhan se-Jateng ada 100 KK dan kita kebagian 10 KK. Lokasi yang akan ditempati transmigran kita nanti tidak terlalu pelosok. Dari kota Bulungan jaraknya hanya sekitar 12 km saja,” Kata Andung melalui Kabid Transmigrasi Hadi Purmiyanto.

Dijelaskan, dari Grobogan, peserta transmigrasi dari beerbagai kabupaten akan dikumpulkan jadi satu di Semarang terlebih dahulu. Kemudian, Minggu besok mereka akan diberangkatkan ke Surabaya dan selanjutnya naik kapal laut menuju Kalimantan Utara.

“Rencananya, Gubernur Jateng Bapak Ganjar Prawono bersama Bupati Bulungan Bapak Sujati akan menyambut kedatangan rombongan di lokasi transmigran sekitar tanggal 24 Oktober. Perlu diketahui, Bupati Bulungan Bapak Sujati ini aslinya adalah orang Grobogan. Tepatnya, dari Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati. Tetapi, Beliau ini sudah lama menetap di sana,” jelasnya.

Terkait dengan program transmigrasi tersebut, Pemkab Grobogan juga menyalurkan bantuan senilai Rp 7,5 juta per keluarga. Dari bantuan ini, sebesar Rp 5 juta diwujudkan barang, seperti gergaji mesin mini atau senso, peralatan pertanian dan bibit tanaman. Sedangkan sisanya Rp 2,5 juta disalurkan ke rekening milik tiap kepala keluarga untuk dipakai modal usaha.

 Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →