Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Dinilai Ilegal, Pertamini di Jepara Akan Dibina



Reporter:    /  @ 16:00:50  /  15 Oktober 2016

    Print       Email
pertamini-e

Warga melayani pembeli BBM di SPBU Pertamini di Jepara, Sabtu.(MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Keberadaan penjual Bahan Bakar Minyak (BBM) ecer dengan peralatan layaknya di pom bensin, biasa dikenal sebagai Pertamini, di Kabupaten Jepara sudah menjamur. Semakin lama justru semakin banyak, sehingga hal itu membuat Pemerintah Kabupaten Jepara menyorotinya.

Pemkab Jepara menilai penjualan BBM dalam bentuk Pertamini tersebut ilegal. Sebab tidak ada perizinan resmi, dan tidak ada standarisasi baik keamanan maupun yang lainnya. Rencananya, para penjual akan dilakukan pembinaan.

Hal itu seperti yang disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disindag) Jepara, Yoso Suwarno melalui Kabid Perdagangan, Florentina Kurniawati. Menurutnya, pihaknya segera melakukan pembinaan ke pemilik usaha Pertamini. Sebab, usaha kreatif masyarakat itu dinilai ilegal.

“Dalam pertemuan dengan pihak Pertamina baru-baru ini, PT Pertamina secara tegas memang tak mengakui keberadaan Pertamini itu. Penindakan keberadaan Pertamini diserahkan ke kebijakan lokal pemkab, namun sebelum melakukan tindakan, kami akan melakukan pembinaan,” ujar Florentina kepada MuriaNewsCom.

Ia mengaku selama ini pihaknya tak pernah mengeluarkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) maupun Tanda Daftar Perusahaan (TDP). Terlebih, alat penuangan BBM (alat ukur) pada Pertamini dinilai tak terstandar. Dengan begitu, pembelian BBM dimungkinkan tak sesuai dengan takaran yang dibeli konsumen.

Selain itu, standar keamanan dari Pertamini pun tak ada. Padahal, BBM yang dijual mudah terbakar. ‘’Sementara ini, kita akan datang ke usaha-usaha Pertamini di Jepara. Kita akan lakukan pembinaan,’’tegasnya.

Dia menandaskan, sementara ini tidak akan dilakukan pelarangan Pertamini. Sebab, pihaknya memertimbangkan sejumlah hal. Salah satunya kenyataan bahwa Pertamini merupakan usaha masyarakat dan juga membantu warga yang jauh dari SPBU bisa mendapatkan BBM.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Jepara, Eriza Rudi Yulianto mengatakan, pihaknya juga masih belum mengetahui secara jelas bagaimana aturan mengenai Pertamini tersebut. Justru ia mengaku penasaran dan akan segera menanyakannya kepada pihak Pertamina.

“Ya, memang penjual BBM yang melabeli namanya sebagai Pertamini itu sudah banyak di Jepara. Tetapi saya belum mengetahui itu sebenarnya diperbolehkan atau tidak,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →