Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Aman, Bantuan Beras untuk Korban Banjir di Grobogan Masih Mencukupi



Reporter:    /  @ 17:54:07  /  14 Oktober 2016

    Print       Email
Stok beras dan bahan makanan lainnya yang ada di Posko Tanggap Darurat Kecamatan Gubug siap didistribusikan untuk korban banjir (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Stok beras dan bahan makanan lainnya yang ada di Posko Tanggap Darurat Kecamatan Gubug siap didistribusikan untuk korban banjir (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Persediaan beras untuk bantuan korban bencana di Grobogan masih mencukupi. Hal itu disampaikan Kepala Dinsosnakertrans Grobogan Andung Sutiyoso pada wartawan, Jumat (14/10/2016).

Menurut Andung, untuk bantuan bencana tahun 2016, pihaknya memiliki stok cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 100 ton. Dari jumlah ini, sudah disalurkan 12 ton saat terjadi bencana banjir di Tegowanu awal tahun lalu.

Kemudian, untuk bencana banjir di Kecamatan Gubug, Tegowanu dan Godong yang terjadi beberapa hari lalu, sudah disalurkan beras sebanyak 36 ton. Dengan demikian masih ada sisa 52 ton yang tersimpan di gudang Bulog.

“Penyaluran beras 36 ton di Gubug itu posisi per tanggal 13 Oktober kemarin. Hari ini, masih kita salurkan lagi sesuai kebutuhan yang diperlukan untuk penanganan banjir. Stok beras CBP yang di Bulog bisa kita ambil setiap saat,” kata Andung didampingi Sekretarisnya Sartono.

Dijelaskan, jumlah warga yang terdampak banjir di tiga kecamatan itu mencapai 6.401 keluarga atau 25.604 jiwa. Asumsinya, satu keluarga terdiri dari empat orang. Warga terdampak banjir ini tersebar di 16 desa.

Selain beras, korban banjir tersebut juga dapa bantuan berupa mie instan, sarden, selimut dan terpal. Kemudian, bantuan nasi bungkus juga masih dilakukan, untuk warga yang rumahnya belum memungkinkan untuk dipakai memasak karena rusak atau hilangnya prabotan akibat banjir.“Sampai saat ini, dapur umum masih kita siapkan di Posko Tanggap Darurat yang ditempatkan di Kantor Kecamatan Gubug.

Sementara itu, selain dari pemerintah, bantuan korban banjir juga mengalir dari berbagai pihak. Seperti dari perusahaan swasta, sekolah, lembaga, perbankan, ormas, parpol maupun perorangan.

Bantuan yang diberikan ini bentuknya beragam. Ada yang berupa bahan makanan, pakaian dan uang tunai. Sebagian bantuan ini diserahkan lewat Posko Tanggap Darurat dan ada yang langsung didistribusikan kepada korban bencana.

 Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →