Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pemdes Krikilan Rembang Pastikan Warganya yang Terserap sebagai Tenaga Kerja di PHE Randugunting Sudah Tepat



Reporter:    /  @ 11:37:59  /  13 Oktober 2016

    Print       Email
Sosialisasi proyek pengeboran sumur migas yang bakal dilakukan PT. PHE Randugunting di Desa Krikilan. Sosialisasi ini dilakukan beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Sosialisasi proyek pengeboran sumur migas yang bakal dilakukan PT. PHE Randugunting di Desa Krikilan. Sosialisasi ini dilakukan beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Proyek eksplorasi migas yang dilakukan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Randugunting di Desa Krikilan, Kecamatan Sumber, Rembang, diperkirakan membutuhkan tenaga kerja sebanyak 267 orang, yang terdiri dari tenaga professional dan nonskill.

Dari jumlah tersebut, rinciannya, 185 tenaga professional dan 82 tenaga kerja nonskill. Khusus untuk tenaga kerja nonskill, sebagian di antaranya diambilkan dari tenaga kerja lokal. Sampai saat ini, sudah ada sekitar 33 persen tenaga kerja lokal yang terserap atau sebanyak 35 orang.

Pj. Kepala Desa Krikilan Sukirno menyatakan, jika dari 35 orang tersebut disebut sudah tepat, karena diambilkan dari warga yang saat ini memang membutuhkan kerja. Dari 35 orang tersebut, 10 di antaranya menempati posisi satpam dan selebihnya tenaga kasar.

“Sebelumnya kami telah mendata warga, yang memang membutuhkan pekerjaan dan kami prioritaskan untuk bisa diserap sebagai tenaga kerja di PHE Randugunting, untuk proyek eksplorasi migas atau pengeboran sumur migas di desa kami,” ujarnya.

Dirinya berharap, dengan adanya proyek eksplorasi migas di wilayahnya juga dapat mengangkat perekonomian warga setempat, yakni dengan melibatkan warga lokal untuk bekerja dalam proyek pengeboran sumur migas tersebut.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →