Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Begini Sikap Bupati Grobogan Terkait Upaya Pengembangan Desa Wisata Banjarejo



Reporter:    /  @ 11:00:44  /  13 Oktober 2016

    Print       Email
Kades Banjarejo Ahmad Taufik memperlihatkan foto dan video koleksi penemuan benda bersejarah yang tersimpan di handphonenya pada Bupati Grobogan Sri Sumarni (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kades Banjarejo Ahmad Taufik memperlihatkan foto dan video koleksi penemuan benda bersejarah yang tersimpan di handphonenya pada Bupati Grobogan Sri Sumarni (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni mendukung penuh dijadikannya Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus sebagai salah satu desa wisata. Sebab, potensi yang ada di sana memang layak dipromosikan untuk mendatangkan wisatawan.

“Potensi di Banjarejo, khususnya penemuan benda purbakala dan cagar budaya memang luar biasa. Ini, layak dijadikan salah satu andalan pariwisata Grobogan pada masa mendatang. Oleh sebab itu, saya mendukung penuh dijadikannya Banjarejo sebagai desa wisata,” kata Sri Sumarni, saat mengadakan pertemuan dengan Kades Banjarejo Ahmad Taufik di ruang kerjanya, Rabu (12/10/2016).

Selain Taufik, ada dua pejabat lainnya yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut. Yakni, Staff Ahli Bupati Bidang Pembangunan Wiku Handoyo dan Kabag Humas Ayong Muctarom.

Dalam kesempatan itu, Sri berjanji akan membantu menyiapkan sarana pendukung. Terutama, perbaikan akses jalan menuju Desa Banjarejo supaya memudahkan bagi pengunjung yang akan datang ke sana.

“Beberapa ruas jalan menuju Banjarejo masih ada yang kurang bagus kondisinya. Nanti, perbaikan jalan itu akan kita prioritaskan untuk meningkatkan roda perekonomian sekaligus menunjung desa wisata,” katanya.

Mantan Ketua DPRD Grobogan itu juga berpesan kepada Ahmah Taufik agar merawat penemuan benda bersejarah dengan baik. Sri juga meminta agar selalu berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya terkait pengembangan desa wisata. Seperti dengan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran, Balai Arkeologi Jogjakarta, Tim Ahli Cagar Budaya Jateng, dan Disporabudpar.

Sebelum mengakhiri pertemuan, Sri sempat diperlihatkan foto dan video koleksi penemuan benda bersejarah yang tersimpan di handphone Ahmad Taufik. Sri terlihat serius menyimak puluhan foto dan beberapa dokumen video penemuan benda bersejarah tersebut.

Sementara itu, usai bertemu dengan orang nomor satu di Pemkab Grobogan tersebut, Kades Ahmad Taufik mengaku lega. Sebab, dengan adanya dukungan itu membuatnya makin bersemangat untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di desanya.

“Setelah mendengar penjelasan bupati tadi, saya merasa plong. Semoga saya bisa mengemban amanah untuk mengembangkan potensi wisata di Banjarejo. Mohon dukungannya juga dari rekan-rekan media,” katanya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →