Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Bocah 8 Tahun Tertembak Hingga Peluru Tembus di Perut di Kudus



Reporter:    /  @ 17:30:17  /  12 Oktober 2016

    Print       Email
Foto, Eni Yuliarsih  menunjukkan peluru yang bersarang di perut anaknya usai operasi di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Foto, Eni Yuliarsih  menunjukkan peluru yang bersarang di perut anaknya usai operasi di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – David Rangga Saputra (8) warga Nalumsari, Jepara, harus mendapatkan perawatan yang intensif di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Rabu (12/10/2016). Bocah yang duduk di bangku kelas 4 SD itu, mengalami luka tembak hingga tembus perutnya.

Hal itu diungkapkan ibu korban Eni Yuliarsih (33). Ditemui di depan ruang NICU PICU RSUD dr Loekmono Hadi, mengatakan, anaknya masih terbaring lemas di ruang perawatan yang intensif.

“Kejadiannya Senin lalu, saat itu sekitar jam 14.00 WIB saya pulang kerja dari perusahaan rokok. Kemudian saudara ada yang bilang kalau anak saya mengalami luka, tertembak senapan angin,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, anak kedua dari tiga saudara itu tertembak saudaranya sendiri yang masih SMP. Masalah itu sudah diselesaikan dengan sistem kekeluargaan.

Dia menjelaskan, anaknya terkena peluru pada bagian pinggang kanan bagian bawah. Parahnya lagi, peluru menembus hingga bersarang di bagian perut depan. Akibat hal itu, perut anaknya harus dibedah untuk mendapatkan pertolongan dengan membuang peluru.

Meski anaknya mengalami luka tembak, namun dia hingga kini masih belum mengetahui kronologi detailnya. Sebab pascatertembak, anaknya langsung lemas dan susah dimintai keterangan.

“Anak saya mengaku dingin dan ngantuk, jadi saya takut kalau sampai terjadi apa-apa, jadi lebih baik keselamatan anak saya dulu yang lebih utama,” ujarnya.

Hanya, berdasarkan cerita yang diperoleh, anaknya beserta temannya sedang mengikuti saudaranya yang sedang menyetrum ikan dan menembak burung. Senapanyang digunakan juga bisa dilipat sehingga dimungkinkan tertembak dengan tidak sengaja saat sedang memompa senapan.

“Saat itu katanya anak saya bersama tiga temannya. Tapi yang terkena tembakan adalah anak saya  saja. Beruntung kondisinya dapat tertolong,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, sebelum dilarikan ke RSUD, keluarganya sempat membawanya ke beberapa tempat pengobatan. Pertama di klinik yang berada tidak jauh dari lokasi,. Kemudian dibawa ke Puskesmas Mayong, dan dirujuk ke RS PKU Mayong. Karena terkendala alat, RS  PKU Mayong merujuk korban agar dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →