Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Dalam Jangka Waktu 3 Bulan, PKK Rembang Targetkan 721 Orang Ikuti Program KB



Reporter:    /  @ 23:00:20  /  12 Oktober 2016

    Print       Email
Pemasangan implant gratis terhadap peserta KB baru yang dilakukan di Pendopo Komplek Museum RA Kartini, Rabu (12/10/2016) (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pemasangan implant gratis terhadap peserta KB baru yang dilakukan di Pendopo Komplek Museum RA Kartini, Rabu (12/10/2016) (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rembang Hasiroh Hafidz mengatakan,  selama tiga bulan, yakni Oktober hingga Desember mendatang, pihaknya menargetkan 721 implan sudah terpasang di peserta KB baru.

Menurutnya, dari total 721 peserta KB se-Kabupaten Rembang, setiap kecamatan mendapatkan jatah 50 peserta. Kali ini, Kecamatan Pancur hanya mendapatkan 45 peserta. Sedangkan kecamatan yang mendapatkan jatah terbanyak tahun ini, yaitu, Kecamatan Sarang yang menjadi wilayah perbatasan.

“Dalam tiga bulan ini, kita targetkan ada 721 peserta KB sudah terpasang implan. Dengan adanya program ini, kita berharap bisa menekan ledakan jumlah penduduk. Untuk itu, dalam hal ini kita memberikan program KB gratis, yang nantinya bisa dilakukan di masing-masing kecamatan,sesuai dengan data yang ada,” katanya saat menghadiri Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KKBPK Kesehatan Aula PKK Kabupaten Komplek Museum RA Kartini, Rabu (12/10/2016).

Dalam kesempatan itu, tim penggerak PKK Kabupaten Rembang bersama dengan BPMPKB juga mengadakan program KB Kesehatan gratis. Setidaknya ada 60 peserta KB baru yang mendapatkan pemasangan Implan dan IUD.

Sementara itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz mengutarakan, dirinya sangat mendukung program KB. Karena laju pertambahan penduduk jika tidak diatur akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah selalu meningkatkan pelayanan KB melalui program-programnya melalui pusat sampai daerah.Sehingga program KKBPK Kesehatan ini masuk di dalam sembilan agenda prioritas nawacita pada butir kelima yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Pada fokus pertama adalah pembangunan kependudukan dan keluarga berencana,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →