Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Harga Garam Diprediksi Bakal Naik Hingga 100 Persen



Reporter:    /  @ 09:08:51  /  12 Oktober 2016

    Print       Email
Petani garam di Rembang terlihat membereskan peralatan dari tambak garam. Intensitas hujan yang cukup tinggi, membuat petani garam tidak bisa produksi (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Petani garam di Rembang terlihat membereskan peralatan dari tambak garam. Intensitas hujan yang cukup tinggi, membuat petani garam tidak bisa produksi (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Datangnya musim hujan diperkirakan berpengaruh terhadap naiknya harga garam. Bahkan, kenaikan diprediksikan mencapari 100 persen. Yakni, dari saat ini yang harganya Rp 350, nantinya diprediksikan bisa mencapai Rp 700 per kilogram.

Kusnan, salah satu petani di Desa Punjul Harjo Rembang mengatakan, dengan datangnya musim hujan, produksi garam akan semakin sulit, sehingga stok garam juga semakin menipis. Dengan hal tersebut, harga juga meningkat.

“Bagi yang masih memiliki stok garam di gudang, tentu ini menjadi sebuah keuntungan, karena harganya hampir bisa dipastikan naik. Karena memang produksi garam menurun, dan stok juga menipis,” ujarnya kepada MuriaNewsCom.

Dia mengatakan, para petani yang mempunyai simpanan tersebut dapat menjual garamnya ke pembeli atau pengepul dengam harga tinggi. “Memang untuk saat ini harga jual garam ke pengepul itu murah, yakni sekitar Rp 350 hingga Rp 400 per kilogram. Akan tetapi, bila hujan turun terus, maka lama kelamaan petani garam tidak memproduksi, panen garam sudah jarang, maka garam tersebut akan merangkak naik menjadi sekitar Rp 600 hingga Rp 700 per kilogram,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →