Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini
NIKAH MUDA, ANUGERAH ATAU MASALAH?

Di Medsos Heboh Mas Kawin Mobil, Warga Jepara ini Pilih Bibit Pohon Jati



Reporter:    /  @ 16:00:26  /  11 Oktober 2016

    Print       Email
Salah satu pernikahan warga di Kabupaten Jepara, beberapa waktu lalu. (Dok Robi)

Salah satu pernikahan warga di Kabupaten Jepara, beberapa waktu lalu. (Dok Robi Sani)

MuriaNewsCom, Jepara – Kabar mengenai mahalnya menikah dengan perempuan asal Kota Ukir, Jepara merambah kemana-mana. Apalagi sempat dunia maya dihebohkan dengan mas kawin berupa sebuah mobil mewah yang beradar di media sosial Facebook.

Terlepas dari kesan “mahal” mengawini perempuan Jepara, nyatanya beberapa laki-laki yang telah melangsungkan pernikahan dan mendapatkan perempuan Jepara menyatakan bahwa menikah dengan perempuan Jepara tak semahal yang disebut-sebut di luar.

Itu seperti yang dialami oleh Robi Sani, lelaki yang menikahi perempuan asal Desa Langon, Kecamatan Tahunan, Jepara bernama Novie Fatmawati. Robi mengaku hanya memberikan mahar yang masih dibatas kewajaran meskipun pasangan yang ia nikahi berasal dari keluarga yang tergolong tingkat ekonomi menengah ke atas.

Bahkan, mahar atau mas kawin yang diberikan tergolong cukup unik. Ia memberi bibit pohon jati dan sejumlah uang. “Tidak mahal, hanya itu saja yang saya berikan sebagai bentuk mas kawin,” kata Robi kepada MuriaNewsCom, Selasa (11/10/2016).

Sesuai permintaan sang istri, kini mas kawin berupa bibit pohon jati itu ditanam di pekarangan belakang rumahnya. Menurutnya, yang terpenting dalam sebuah mas kawin adalah kebermanfaatan dan makna di baliknya bukan soal gengsi dan yang lainnya.

Kisah serupa juga datang dari Makmun Aryadi. Lelaki asal Kabupaten Pati tersebut belum lama ini menikahi seorang perempuan dari Desa Blingoh, Kecamatan Donorojo, Jepara. Sebelum menikah, ia juga kerap mendapatkan selentingan bahwa menikahi perempuan Jepara harus dengan mahar yang mahal. Tetapi nyatanya tidak demikian.

“Barang lamaran maupun mahar itu sesuai dengan kelas dan kemampuan ekonominya. Memang ada beberapa orang yang meminta atau mengharuskan dengan barang lamaran seperti motor dan sapi atau yang lainnya, tetapi tidak semua,” terangnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →