MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Detik-detik Banjir Terjang Perkampungan di Grobogan

221
Banjir yang terjadi di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Senin (10/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Banjir yang terjadi di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Senin (10/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muctarom mengatakan, jumlah desa di Kabupaten Grobogan yang terkena dampak banjir terus bertambah hingga siang ini.

Dari data yang didapat, wilayah yang terkena bencana banjir ada di Desa Kemiri, Kuwaron, Papanrejo, Ngroto, Rowosari, Trisari, Mlilir di Kecamatan Gubug. Kemudian, Desa Ketanggirejo dan Sukorejo (Tegowanu), serta Desa Tinanding dan Manggarmas (Godong).

“Ada juga desa wilayah Demak yang kena bencana banjir, yakni Desa Pilangwetang. Wilayah ini berbatasan dengan Grobogan. Totalnya, sekitar 12 desa yang terkena dampak banjir. Untuk jumlah pengungsi dan rumah terendam air masih dalam pendataan,” katanya.

Ayong menjelaskan, banjir yang melanda wilayah Gubug dan merambah ke Godong itu disebabkan adanya tiga titik tanggul sungai Tuntang yang jebol. Pertama di Desa Ngroto pada Senin dinihari sekitar pukul 00.30 WIB.

Kemudian, pada pukul 02.30 WIB ada tanggul jebol di Desa Papanrejo. Terakhir, pukul 08.00 WIB, ada ruas tanggul di Desa Kemiri yang gentian jebol. Ketiga ruas tanggul ini panjang jebolannya sampai 20 meter dengan lebar 4 meter dan tinggi 4 meter.

“Pemkab sudah koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana terkait jebolnya tanggul ini. Namun, upaya perbaikan tanggul saat ini belum bisa dilakukan karena arus air masih sangat deras,” pungkasnya.

Baca juga : Tinjau Lokasi Bencana Banjir, Bupati Grobogan Minta Warga Tetap Tenang

Editor : Kholistiono

United Futsal Pc

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.