Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Selain di Tegowanu, 4 Desa di Kecamatan Gubug Grobogan juga Dilanda Banjir



Reporter:    /  @ 11:11:02  /  10 Oktober 2016

    Print       Email
Petugas kepolisian melakukan evakuasi terhadap warga di Kecamatan Gubug yang rumahnya terkena banjir, Senin (10/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Petugas kepolisian melakukan evakuasi terhadap warga di Kecamatan Gubug yang rumahnya terkena banjir, Senin (10/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Bencana banjir yang terjadi di wilayah Grobogan sejak Minggu (09/10/2016) makin meluas. Sebelumnya, banjir hanya menerjang wilayah Kecamatan Tegowanu saja. Tetapi mulai Senin (10/10/2016) dini hari, banjir mulai meluas di wilayah Kecamatan Gubug.

Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan Masrikan menyatakan, untuk wilayah Gubug hingga saat ini ada empat desa yang dilanda banjir. Yakni, Desa Kemiri, Kuwaron, Papanrejo, dan Ngroto. Selain itu, ada beberapa desa lainnya yang dalam kondisi terancam banjir. “Banjir di Gubug ini disebabkan meluapkan sungai Tuntang. Desa yang kebanjiran berada di dekat aliran sungai tersebut,” katanya.

Untuk banjir di Tegowanu, lokasinya tidak meluas. Yakni, masih berkisar di Desa Ketanggirejo dan Sukorejo. Banjir di Tegowanu ini disebabkan adanya tanggul jebol sungai Renggong dan Kliteh.

Dari pantauan lapangan, banyak warga masih sibuk menyelamatkan barang berharga ke tempat aman. Hal ini dilakukan lantaran ketinggian air terus bertambah. Ratusan warga lainnya, sudah mengevakuasi barang berharganya sejak Minggu malam hingga Senin dini hari.

“Untuk jumlah warga yang mengungsi maupun banyaknya rumah yang kebanjiran belum bisa kita pastikan angkanya. Soalnya, wilayah yang terkena banjir cukup banyak dan kita masih lakukan pendataan lapangan. Dari pantauan lapangan, ada ratusan warga yang sudah kita ungsikan ke lokasi aman sejak minggu malam sampai siang ini,” imbuh Marsikan.

Sementara itu, sejumlah warga yang terkena bencana berharap agar tidak turun hujan lagi hari ini. Khususnya, di daerah hulu. Sebab, jika hujan mengguyur maka bencana banjir diprediksi bakal lebih parah. “Semoga hujan tidak turun hari ini. Kalau hari ini tidak hujan, maka air di perkampungan ini bisa surut,” kata Arifin, warga Kuwaron, Gubug.

Baca juga : Tanggul di Tegowanu Grobogan Jebol, Ratusan Warga Dievakuasi ke Tempat Aman

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →