Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Tukang Laundry Diduga Disetrika, Inilah Caranya Melarikan Diri dari Majikannya



Reporter:    /  @ 06:15:42  /  10 Oktober 2016

    Print       Email

 

kudus-art-disetrika-3-e

Rumah di mana Mufiatun tinggal selama menjadi pekerja laundry, di Desa Jepang Pakis, Kecamatan Mejobo. Mufiatun kabur setelah tidak tahan dengan kondisinya. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Rasa tidak kuat terhadap nasibnya, menyebabkan Mufiatun, (25), warga Dukuh Nglembur, Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, tukang laundry yang diduga disetrika majikannya, nekat melarikan diri.

Mufiatun yang masih dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus itu memang tidak menceritakan secara detail kenapa dia melarikan diri dari rumah majikannya, yang ada di Desa Jepang Pakis, Kecamatan Mejobo.

”Saya hanya sudah tidak tahan saja. Makanya saya lari dari rumah, dan pergi ke rumah tetangga. Sampai akhirnya dibawa ke rumah sakit ini,” katanya lemah, di ruang UGD RSUD dr Loekmonohadi.

Namun, cerita mengenai pelarian Mufiatun ini, datang dari Amini, tetangganya yang rumahnya menjadi tempat persembunyiannya. Menurut Amini, Mufiatun bercerita bahwa dia memanjat tembok belakang rumah sang majikan yang berinisial Ags dan Ang itu, pada Sabtu (8/10/2016) malam.

”Katanya, majikannya waktu itu mau mengantarkan Mufiatun ketemu sama pacarnya, yang orang Surabaya. Waktu itu, Mufiatun ini disuruh mandi. Tapi, sebenarnya Mufiatun takut untuk diajak pergi. Makanya, waktu tidak terlihat majikannya, dia nekat memanjat tembok belakang rumah dan kabur,” tuturnya.

Usai berhasil melompat tembok yang cukup tinggi itu, Mufiatun kemudian lari ke rumah Amini. Tidak diketahui bagaimana Mufiatun bisa masuk ke rumahnya, karena Amini mengaku sudah menemukannya bersembunyi di pojok ruangan rumahnya.

Tidak ingin persembunyiannya diketahui majikannya, Mufiatun meminta Amini untuk tidak memberitahukan hal itu kepada sang majikan. Dia berjanji akan pergi setelah majikannya meninggalkan rumah.

Apa yang disampaikan Amini ini, juga disampaikan rekan kerja Mufiatun, yang juga bertempat tinggal satu rumah di sana, Suparmi. Menurutnya, malam itu sebenarnya majikannya berniat untuk mengajak Mufiatun pergi.

”Tapi, tidak tahu kenapa dia (Mufiatun, red) tidak mau. Saya tidak tahu bagaimana caranya, dia sudah lari keluar rumah. Tahu-tahu saya didatangi pak polisi, disuruh menemani Mufiatun di rumah sakit ini,” terangnya.

Suparmi bersama Mufiatun adalah karyawan dari pasangan majikannya itu. Suparmi lebih senior dari Mufiatun, karena sudah bekerja selama lima tahun di sana. Sedangkan Mufiatun, sudah tiga tahun ini ikut bekerja di sana.

Setelah berhasil kabur, majikan dan pekerja itu dipertemukan di balai desa setempat. Perangkat desa mengkroscek keterangan Mufiatun dengan majikannya. Sampai akhirnya, perangkat desa mengontak pihak kepolisian, yang lantas membawa sang majikan untuk diinterogasi lebih lanjut.

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →