Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Tukang Laundry Diduga Disetrika, Rumah Majikannya Didatangi Polisi



Reporter:    /  @ 20:30:45  /  9 Oktober 2016

    Print       Email
kudus-arti-disetrika-6

Warga Desa Jepang Pakis, Kecamatan Mejobo, Kudus, berkerumun di depan rumah pengusaha laundry, yang diduga menyetrika anak buahnya sendiri, Minggu (9/10/2016). (MuriaNewsCom/Merie)

MuriaNewsCom, Kudus – Usai menerima laporan terkait nasib yang menimpa Mufiatun, (25), warga Dukuh Nglembur, Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, tukang laundry yang diduga disetrika majikannya, aparat kepolisian bergerak untuk menyelidiki kasus ini.

Pada Minggu (9/10/2016) siang, beberapa petugas kepolisian terlihat mendatangi rumah majikan Mufiatun, di Desa Jepang Pakis, Kecamatan Mejobo.

Mereka terlihat memeriksa beberapa bagian dari rumah. Yang turut terlihat bersama petugas adalah rekan kerja Mufiatun yang bernama Suparmi, yang sebelumnya menjaga Mufiatun yang sedang dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus.

Beberapa warga terlihat berkerumun di sekitar rumah majikan Mufiatun, yang berinisial Ags dan Ang. Mereka penasaran dengan rumah yang setiap harinya selalu kosong itu.

Rumah yang dikontrak pasangan itu kurang lebih setahun lalu, terlihat sederhana. Rumah itu dikontrak dari warga desa setempat bernama Sukardi. Bangunannya juga sangat sederhana, dan tidak seperti kontrakan milik orang yang memiliki tiga unit usaha laundry.

Kontrakan itu berangkakan bambu yang menyangga genteng, meski bangunannya tembok. Sedangkan di sampingnya, terdapat pagar seng, yang ditengarai untuk parkir kendaraan milik pasangan itu.

Sedangkan di bagian belakang rumah, dibangun pagar tembok. Kanan kiri rumah itu sendiri, adalah rumah warga sekitar. Di mana salah satunya adalah rumah Amini, yang menjadi tempat persembunyian dari Mufiatun, saat kabur dari rumah sang majikan.

Petugas kepolisian memang mendatangi rumah tersebut. Mereka terlihat hendak memeriksa isi rumah. Hal ini memang membuktikan bahwa kepolisian serius menangani kasus ini.

Sebagaimana, Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai menegaskan jika pihaknya akan serius untuk menangani kasus ini. Termasuk memeriksa intensif majikan Mufiatun.

”Kalau memang ditemukan unsur-unsur tindakan penganiayaan, kita akan tingkatkan statusnya sebagai tersangka. Yang jelas, kita akan memeriksa intensif dulu majikan yang bersangkutan, ya,” katanya.

Editor: Merie

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →