Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Tukang Laundry Diduga Disetrika, Polres Selidiki Intensif Majikannya



Reporter:    /  @ 17:30:12  /  9 Oktober 2016

    Print       Email
kudus-art-disetrika-4-e

Mufiatun dirawat intensif di ruang UGD RSUD dr Loekmonohadi Kudus, usai dibawa warga dari rumah majikannya, pada Sabtu (8/10/2016) hampir tengah malam. (MuriaNewsCom/Merie)

MuriaNewsCom, Kudus – Dugaan penganiayaan yang dilakukan seorang majikan kepada anak buahnya yang seorang tukang setrika laundry, mendapat perhatian serius aparat Polres Kudus.

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai mengatakan bahwa saat ini pihaknya memang sedang menyelidiki kasus tersebut. Termasuk membenarkan jika memang ada laporan mengenai peristiwa tersebut. ”Kita memang menerima laporan itu. Dan sedang kita selidiki,” katanya, Minggu (9/10/2016).

Sebagaimana diberitakan, Mufiatun, (25), warga Dukuh Nglembur, Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, tukang laundry yang diduga disetrika majikannya sendiri. Kejadian itu berlangsung pada Juni 2016, namun baru diketahui saat yang bersangkutan melarikan diri dari rumah majikannya, di Desa Jepang Pakis, Kecamatan Mejobo, pada Sabtu (8/10/2016) malam.

Pihaknya akan meminta keterangan dari majikan Mufiatun, yakni Ags dan Ang, terkait dengan peristiwa itu. ”Jika kemudian ditemukan ada unsur penganiayaan, maka kita akan proses kasus ini selanjutnya. Yang jelas, kita sedang selidiki,” jelasnya.

Mufiatun sendiri menderita luka di bagian perut, akibat dari perbuatan majikannya yang menyetrika dirinya. Pada Juni 2016 itu, Mufiatu mengaku sangat kecapekan saat bekerja menyetrika baju-baju laundry. Dia tertidur, yang membuat baju pelanggan terbakar. Majikan laki-lakinya berinisial Ags, marah besar dan menyetrika perutnya.

Saat ini, Mufiatun masih dirawat di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD dr Loekmonohadi Kudus. Dia sampai di rumah sakit dengan diantarkan warga desa, pada pukul 23.55 WIB.

Menurut keterangan dokter jaga saat itu, dr Hikari Widodo, Mufiatun diketahui datang dalam kondisi lemah. ”Yang bersangkutan kondisinya lemah. Saat kita periksa, memang ada luka yang sudah kering di bagian perutnya,” katanya.

Hikari mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan apakah itu luka akibat terkena setrika atau tidak. Yang jelas, kondisi luka sebenarnya dalam kondisi kering. ”Sedangkan kondisi fisiknya lemah,” jelasnya.

Terkait dengan kondisi tubuh Mufiatun yang terlihat gosong atau hitam di sana sini, Hikari mengaku belum bisa memastikan penyebabnya. Jika ingin tahu, maka harus diperiksa lebih intensif lagi.

”Kalau yang hitam-hitam di tubuhnya itu, memang kita bisa melihatnya ya. Tapi kita tidak tahu karena apa. Harus diperiksa lagi. Yang jelas, kita tangani dulu kondisi fisiknya yang lemah. Supaya pulih dulu,” imbuhnya.

Editor: Merie

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →