Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Tukang Laundry Diduga Disetrika, Mengaku Tertidur saat Bekerja hingga Buat Baju Terbakar



Reporter:    /  @ 12:15:14  /  9 Oktober 2016

    Print       Email
kudus-art-disetrika-2-e

Mufiatun, tukang setrika laundry, dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Minggu (9/10/2016), karena luka lama di perut, diduga akibat disetrika majikannya sendiri. (MuriaNewsCom/Merie)

MuriaNewsCom, Kudus – Mufiatun, (25), warga Dukuh Nglembur, Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, tukang laundry yang diduga disetrika majikannya, mengaku tertidur saat bekerja, hingga membuat baju pelanggan terbakar.

Ditemui di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD dr Loekmonohadi, Kudus, Minggu (9/10/2016), Mufiatun mengatakan jika kejadian pada Juni 2016 lalu itu, memang adalah kesalahannya.

”Malam itu, saya sedang nyetrika pakaian laundry-an. Karena kecapekan dan mengantuk sekali, saya ketiduran. Pakaian yang saya setrika terbakar. Makanya saya hanya bisa pasrah saja,” katanya lemah.

Melihat hal itu, sang majikan yang berinisial Ags, marah besar. Entah apa yang merasuki pikirannya, Mufiatun mengaku jika saat itu juga dirinya disetrika di bagian perut oleh majikannya tersebut.

Mufiatun mengaku bahwa kesehariannya dia memang bertugas untuk menyetrika pakaian-pakaian pelanggan dari usaha laundry milik majikannya. Itu dilakukan setiap hari, dan berlangsung selama tiga tahun terakhir ini. ”Saya sudah tiga tahun ikut bekerja di sana. Dan baru kali itu, ada kejadian tersebut, saya disetrika,” terangnya.

Sebenarnya ada dua pegawai yang dipekerjakan majikannya. Satunya adalah bernama Suparmi. Namun, Suparmi ini bekerja di lokasi laundry-an yang ada di sekitar GOR Wergu Wetan Kudus.

Jika Mufiatun kebagian setrika, maka Suparmi bagian mencuci laundry-an yang masuk. Jadi, setelah ada pelanggan yang datang, kemudian Suparmi mencucinya di lokasi usaha. Jika sudah kering, baju-baju itu dibawa pulang untuk disetrika oleh Mufiatun. Begitu selama bertahun-tahun keduanya berbagai tugas.

Usai kejadian tersebut, Mufiatun mengaku jika dirinya dibawa berobat ke dokter oleh sang majikan. Dia juga dibelikan obat dari apotek, untuk menyembuhkan lukanya tersebut. ”Setelah itu, diobati sendiri di rumah. Dibelikan obat dari apotek,” terangnya.

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →