Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Bupati Grobogan Larang Bantuan Ternak dari Pemerintah Langsung Dijual



Reporter:    /  @ 09:57:09  /  9 Oktober 2016

    Print       Email
Para pengunjung melihat-lihat stand Ekspo Peternakan dan Perikanan yang digelar di halaman kantor Dinas Peternakan dan Perikanan, Sabtu (08/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Para pengunjung melihat-lihat stand Ekspo Peternakan dan Perikanan yang digelar di halaman kantor Dinas Peternakan dan Perikanan, Sabtu (08/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni meminta para anggota kelompok ternak agar tidak menjual bantuan ternak yang sudah diberikan pemerintah untuk kepentingan konsumtif. Hal itu perlu dilakukan agar bantuan itu bisa meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok. Caranya, dengan mengembangkan dan membudidayakan ternak.

“Perlu diperhatikan, bantuan ternak ini hendaknya dikembangkan dulu biar tambah banyak. Nah, setelah jadi banyak baru boleh dijual atau bila perlu dipotong untuk konsumsi bersama. Yang tidak boleh itu kalau begitu terima bantuan ternak, barangnya langsung dijual tanpa sempat dikembangkan terlebih dahulu,” tegas Sri, saat membuka Ekspo Peternakan dan Perikanan yang digelar di halaman Kantor Dinas Peternakan dan Perikanan Grobogan, Sabtu (08/10/2016)

Menurut Sri, setelah pertanian dinilai sukses, sektor peternakan akan dimaksimalkan lagi potensinya. Khususnya, dalam mendukung swasembada daging yang sudah dicanangkan pemerintah pusat. “Di bidang peternakan ini, kita punya potensi sapi potong yang besar. Kabupaten Grobogan dikenal sebagai daerah penghasil sapi potong terbesar nomor dua di Jawa Tengah, setelah Blora. Populasi sapi saat ini mencapai 180 ribu ekor,” katanya.

Guna lebih memacu pembangunan di bidang peternakan dan perikanan, lanjut Sri, Pemkab Grobogan pada tahun 2016 ini, telah menetapkan dan melaksanakan program yang sasarannya langsung kepada masyarakat. Khususnya bagi para kelompok tani ternak dan ikan.

Pada tahun ini, sedikitnya ada kelompok ternak dan ikan yang diberikan bantuan hibah untuk kegiatan budidaya beragam ternak. Seperti sapi potong, kambing, domba, ayam, itik dan ikan. Di samping itu juga, ada bantuan berupa alat dan mesin serta pembuatan infrastruktur jalan produksi peternakan dan perikanan.

“Program bantuan hibah tersebut adalah merupakan kepedulian dari Pemkab Grobogan agar para peternak dan pembudidaya ikan menjadi lebih sejahtera. Untuk bisa menjadi lebih sejahtera, maka bantuan yang diterima harus dikelola sebaik mungkin,” imbuhmya.

Mengingat pentingnya beratnya tanggung jawab pada sektor peternakan ini, dalam penyusunan Perda Organisasi Perangkat Daerah yang sudah ditetapkan beberapa waktu lalu, keberadaan Dinas Peternakan dan Perikanan tetap dipertahankan. Yakni, tetap berdiri sebagai dinas tersendiri, tidak digabungkan dengan dinas lainya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →