Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini
MENGUAK BISNIS ESEK-ESEK DI PATI

Keberadaan Rumah Esek-esek Disebut Berdampak Buruk pada Citra Kabupaten Pati



Reporter:    /  @ 21:27:10  /  8 Oktober 2016

    Print       Email
Polisi menertibkan rumah yang disewakan pemiliknya untuk jasa short time di Desa Margoyoso, Kecamatan Margoyoso, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Polisi menertibkan rumah yang disewakan pemiliknya untuk jasa short time di Desa Margoyoso, Kecamatan Margoyoso, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Pengamat sosial yang juga pegiat penanggulangan HIV/AIDS, Adiningtyas Prima menyebut, keberadaan rumah esek-esek berdampak buruk pada citra Kabupaten Pati. Hal itu juga dianggap sebagai bentuk kegagalan pemerintah dalam menangani problem sosial.

“Jelas, keberadaan rumah esek-esek di Pati berdampak buruk dari aspek manapun. Orang melihat pasti pemerintahnya bagaimana kok Pati bisa jadi tempat esek-esek yang nyaman? Orang tentu akan mempertanyakan pemerintah,” kata Tyas, Sabtu (08/10/2016).

Selain itu, keberadaan rumah mesum juga akan berdampak pada citra, di mana Pati akan menjadi tempat referensi untuk berburu kenikmatan seksual. Mulai dari lokalisasi yang tersebar di sejumlah titik, hingga rumah-rumah di perkampungan yang menyewakan jasa short time.

Di sisi lain, Tyas berpendapat bahwa lokalisasi dan rumah mesum akan berpengaruh pada anak-anak muda. “Kalau dia laki-laki, bisa meluapkan pengalaman seksual pertama dengan pergi ke tempat-tempat semacam itu. Kalau perempuan, mereka bisa saja berpikiran bekerja dengan mendapatkan uang banyak secara instan di tempat-tempat itu,” imbuhnya.

Apalagi, biaya untuk menggunakan perempuan penjaja kenikmatan yang berada di “lokalisasi jalanan” bertarif murah yang memungkinkan anak-anak muda mencobanya. Di Trangkil, misalnya. Di sana, ada tempat lokalisasi liar dengan tarif mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 40 ribu.

Jika hal itu dibiarkan pemerintah, Tyas khawatir akan merusak sendi-sendi kehidupan dan masa depan generasi muda. Karena itu, pemerintah dan orangtua punya peran penting dalam menekan adanya tempat-tempat mesum di Pati.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →