Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Warga Kembali Temukan Fosil Hewan Purba di Sekitar Sendang Biru Banjarejo Grobogan



Reporter:    /  @ 19:05:35  /  7 Oktober 2016

    Print       Email
Fosil hewan purba berupa patahan rahang bawah babi purba yang bebentuk kotak yang ditemukan warga di sekitar Sendang Biru Desa Banjarejo, Kamis (06/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Fosil hewan purba berupa patahan rahang bawah babi purba yang bebentuk kotak yang ditemukan warga di sekitar Sendang Biru Desa Banjarejo, Kamis (06/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Prediksi adanya sebuah kehidupan masa lampau di sekitar Sendang Biru Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus makin bertambah kuat. Ini menyusul adanya penemuan potongan fosil hewan purba di sekitar sendang tersebut, Kamis (06/10/2016).

“Fosil hewan purba ini ditemukan oleh warga yang kebetulan sedang main di sekitar Sendang Biru. Saat jalan-jalan di sebelah barat sendang, ketemu potongan fosil hewan purba,” ugkap Kades Banjarejo Ahmad Taufik.

Fosil yang ditemukan, berupa patahan rahang bawah babi purba yang bebentuk kotak. Ukurannya tidak terlalu besar, panjangnya dan tingginya sekitar 5 cm. Dalam potongan fosil yang usianya mencapai jutaan tahun tersebut terdapat tiga buah gigi.

“Potongan rahang babi purba, sebelumnya sudah pernah ditemukan fosil yang bentuknya mirip seperti ini. Namun, fosil yang dulu ukurannya sedikit lebih besar dan jumlah giginya lebih banyak,” jelas Taufik.

Patahan fosil hewan purba itu ditemukan secara tidak sengaja. Yakni, saat warga itu berjalan di sekitar sendang sempat melihat ada benda yang berkilau terkena sinar matahari sore.

Kemudian, benda berkilau itu akhirnya diambil dan setelah diamati bentuknya cukup aneh. Selanjutnya, warga tersebut menyerahkan benda yang dianggap aneh pada perangkat desa.

Sebelumnya, fosil hewan purba juga sudah pernah ditemukan di situ pada Minggu (25/09/2016) lalu. Fosil yang ditemukan saat itu berupa patahan rahang bawah stegodon atau gajah purba.Ukurannya tidak terlalu besar, panjangnya sekitar 20 cm dan tinggi sekitar 7 cm. Diperkirakan, fosil tersebut usianya mencapai jutaan tahun.

Terkait dengan penemuan fosil tersebut, Taufik sudah meminta agar warga sekitar segera mengabarkan pada pihak perangkat desa jika menemukan benda bersejarah di sekitar situ. Dengan demikian, nantinya semua benda yang ditemukan bisa dikumpulkan jadi satu dengan penemuan sebelumnya.

“Penemuan benda purbakala di sekitar sendang ini saya nilai cukup mengherankan. Soalnya, waktu kita lakukan penggalian pakai alat berat untuk pelebaran sendang, tidak menemukan satupun benda purbakala di sini,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →