Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Cuaca Ekstrim di Jepara Telan Korban, Warga Harus Lebih Waspada



   /  @ 23:40:43  /  7 Oktober 2016

    Print       Email
Salah satu korban tersambar petir di Jepara berada di RSUD Kartini. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Salah satu korban tersambar petir di Jepara berada di RSUD Kartini. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Cuaca ekstrim belakangan yang melanda Kabupaten Jepara, telah menelan korban. Sedikitnya dua orang sudah menjadi korban hingga tewas akibat tersambar petir, dalam sepekan terakhir ini.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik Pujo Prasetyo mengemukakan, sepekan terakhir sudah ada dua warga yang tewas akibat tersambat petir.

“Hari Minggu kemarin, Joko Riyadi (35) warga Desa Langon meninggal dunia akibat tersambar petir. Kemudian Kamis kemarin Abdul Mutholib juga meninggal tersambar petir,” ujar Pujo kepada MuriaNewsCom, Jumat (7/10/2016).

Menurutnya, awal musim hujan memang selalu diwarnai hujan deras disertai petir dan angin kencang. Hal itu juga dikuatkan dengan data prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG. “Kita memang tak bisa memrediksi petir menyambar di titik mana. Sehingga kami imbau warga yang beraktivitas di luar rumah lebih baik segera menghentikan aktivitas. Khususnya aktivitas di tanah lapang seperti sawah, pantai dan laut,” terang Pujo.
Lebih lanjut Pujo mengatakan, warga diminta untuk menghindari aktivitas yang bisa memicu petir menyambar. Semisal melakukan aktivitas dengan gadget saat sudah mulai mendung. Hujan disertai petir kemungkinan akan sering terjadi hingga November mendatang. “Kita terus melakukan early warning melalui call centre untuk memberikan imbauan ke masyarakat,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Fasbuk Siap Lantunkan Kedamaian Lewat Sastra

Selengkapnya →