Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Info Razia Karaoke Bandel di Kudus Kerap Bocor



Reporter:    /  @ 22:13:22  /  6 Oktober 2016

    Print       Email
Petugas ikut serta mengamankan jalannya audiensi antara GP Ansor, Banser dan Satpol PP Kudus, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Petugas ikut serta mengamankan jalannya audiensi antara GP Ansor, Banser dan Satpol PP Kudus, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kepala Satpol PP Kudus Abdul Halil mengatakan, tiap kali akan melakukan razia di beberapa tempat karaoke yang disinyalir beroperasi, ternyata tak maksimal.

Sebab dugaan beroperasi tak terbukti. Padahal laporan yang  diterima, ada tempat karaoke yang membandel beroperasi.

“Operasinya tak maksimal, karena informasi kerap bocor. Banyak ditemukan adanya karaoke yang tutup. Kami menduga kalau operasi yang dilakukan itu bocor, ” kata Halil di hadapan anggota GP Ansor dan Banser saat audiensi, Kamis (6/10/2016).

Dugaan informasi itu bocor menguat. Sebab, setiap kali kegiatan dilakukan maka hasilnya nihil. Yaitu tempat karaokenya tutup. Kendati demikian, Satpol PP tetap akan bergerak melakukan penertiban.  “Beri kami waktu, kami akan menutup semua keberadaan kafe dan karaoke yang terdapat di Kudus. Kami pasti akan melakukannya,” ujarnya.

Menurutnya, petugas Satpol PP sangat berkomitmen dengan tugas mereka. Hanya kendala yang dialami adalah terbatasnya jumlah personel. hal itulah yang menghambat kinerja. Saat ini, jumkah Anggota satpol PP sejumlah 70 orang. Idealnya, kata dia, jumlahnya mencapai 200 lebih. Dengan keterbatasan itu, pihaknya tetap akan menggencarkan razia.

“Bapak bupati juga berpesan kepada kami untuk menjalankan kegiatan. Dan karena itu amanah sekaligus tegas, kami juga pasti melakukannya,” imbuhnya.

Sebelumnya, GP Ansor Kudus beserta Banser sudah gerah melihat keberadaan karaoke yang terus beroperasi di Kudus. Padahal sesuai aturan yang ada, itu dilarang. Karenanya, GP Ansor menuntut Satpol segera menutupnya dalam waktu 24 jam. Jika  dalam waktu yang ditentukan tidak ada hasil, maka ribuan kader dan anggota Ansor se-Kudus siap bertindak.

Ketua GP Ansor Kudus Sarmanto Hasyim mengatakan, berdasarkan aturannya bahwa tempat karaoke sudah jelas dilarang. Satpol PP merupakan penegak perda idealnya bisa melakukan penutupan.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →