Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Kekayaan Subroto Rp 64 Miliar, Ahmad Marzuqi Hanya Rp 2 Miliar



Reporter:    /  @ 13:30:49  /  6 Oktober 2016

    Print       Email
Bakal calon Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dan Subroto  saat usai cek kesehatan di Kudus. (MuriaNewsCom)

Bakal calon Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dan Subroto saat usai cek kesehatan di Kudus. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Dalam persyaratan pencalonan dan calon Pilkada Jepara 2017, bakal pasangan calon (paslon) diwajibkan menyerahkan pula berkas serah terima dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN). Dari situ dapat diketahui nominal harta kekayaan yang dimiliki oleh para bakal paslon.

Berdasarkan laporan dari KPK yang telah dipublikasikan melalui website resmi diketahui harta kekayaan bakal calon Bupati Jepara Subroto jauh lebih tinggi dibanding harta kekayaan Ahmad Marzuqi. Subroto memiliki harta kekayaan mencapai Rp 64.235.030.411. Sedangkan harta kekayaan Ahmad Marzuqi hanya Rp 2.371.081.587.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara, M Haidar Fitri mengatakan, harta kekayaan masing-masing bakal paslon dapat diketahui. Namun saat ini data tersebut ada di KPK. Pihaknya tidak memiliki hak untuk membeberkankannya. “Saat penyerahan persyaratan dari bakal paslon hanya berupa surat tanda terima dari KPK, bukan isinya. Jadi datanya ada di KPK,” ujar Haidar kepada MuriaNewsCom, Kamis (6/10/2016).

Subchan Zuhri, anggota KPU Jepara menambahkan, nanti harta kekayaan pasangan calon akan dilakukan penyerahan data dari KPK kepada masing-masing pasangan calon. Selanjutnya, dari masing-masing bakal paslon diharuskan untuk mengumumkan jumlah harta kekayaan mereka secara terbuka kepada publik.

“Tetapi pasangan calon dapat mengirimkan surat kuasa kepada KPU jika tidak bisa mengumumkan jumlah harta kekayaannya tersebut. Nanti KPU bisa melakukan pengumuman,” katanya.

Ia menambahkan, pasangan calon wajib mengumumkan harta kekayaan kepada publik, maksimal atau paling lambat dua hari sebelum pemungutan suara. Informasi yang ia terima pihaknya, dipastikan KPK menyerahkan data hasil penelitian terhadap harta kekayaan pasangan calon kepada masing-masing pasangan calon paling lambat tiga hari sebelum pemungutan suara.

Sementara itu, untuk jumlah harta kekayaan dari bakal calon wakil bupati masih belum diketahui. Pihak KPK masih melakukan proses perhitungan berdasarkan laporan yang telah diterima pada September lalu. Dua bakal calon bupati diketahui menyerahkan laporan harta kekayaan kepada KPK pada tanggal yang sama yakni 16 September 2016, sedangkan bakal calon wabup masing-masing Dian Kristiandi pada 26 September 2016 dan Nur Yahman pada 21 September 2016.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →