Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Ratusan Hektare Sawah di Undaan Kudus Terganggu Genangan Air



Reporter:    /  @ 09:55:54  /  5 Oktober 2016

    Print       Email
Petani melintas di jalan perbatasan Undaan Lor dengan Wates, Kecamatan Undaan, Kudus. (MuriaNewsCom / Faisol Hadi)

Petani melintas di jalan perbatasan Undaan Lor dengan Wates, Kecamatan Undaan, Kudus. (MuriaNewsCom / Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Ratusan hektare (Ha) lahan pertanian milik petani Undaan, Kudus, terganggu genanang air. Hal itu disebabkan karena air irigasi di sawah tidak bisa dibuang. Kondisi demikian menghambat proses pertanian setempat.

Kades Wates Sirin, mengatakan sawah warga tidak memiliki aliran pembuangan air irigasi. Jadi air irigasi yang masuk ke sawah dibiarkan mengendap dan hilang dengan sendirinya.

Bila air tak juga mengendap, maka sawah penuh air. “Area sawah di sini mencapai 425 Ha. Sawah tidak memiliki saluran pembuangan. Air pun jadi mandek, dan menggenangi sawah warga,” kata Sirin, Rabu (5/10/2016).

Menurutnya, jika air bisa dibuang ke jalur irigasi di Desa Undaan Lor, maka sawah warga bisa selamat dari luberan air. “Kalau dulu di sekitar jalan itu ada sudetan. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi. Praktis, air tidak bisa mengalir ke irigasi Undaan Lor,” ujarnya.

Kades Undaan Lor Edy Pranoto mengatakan, saluran di desanya lebih rendah dari Desa Wates. Air dari Desa Wates untungnya tidak dibuang ke irigasi Desa Undaan Lor. “Jika itu terjadi maka air akan membanjiri persawahan warga desa kami,” kata Edy.

Dia mengatakan, luar area sawah desanya sekitar 400 Ha. Sebagian besar merupakan dataran rendah ketimbang Wates. “Kami tidak bisa mengorbankan petani di sini. Jadi air dari Wates tidak bisa dikirim ke saluran air sawah di Undaan Lor” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →