Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Seorang Siswa SMK di Grobogan Tewas Tenggelam di Kubangan Bekas Galian C



Reporter:    /  @ 20:33:57  /  5 Oktober 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

MuriaNewsCom,Grobogan – Nasib tragis menimpa Moh Fitra (15), warga Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh. Di mana, siswa salah satu SMK swasta di Purwodadi itu didapati tewas saat mandi di sebuah kubangan bekas galian C, Rabu (05/10/2016).

Informasi yang didapat menyebutkan, sekitar pukul 14.30 WIB, korban bersama empat rekannya tiba di lokasi bekas galian C di Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh. Setelah sampai di situ, korban bersama temannya sempat duduk-duduk sambil minum kopi yang sudah dibawa sebelumnya.

Sekitar satu jam kemudian, kelima pelajar tersebut bermain disebuah kolam bekas galian C yang belum sempat diuruk lagi. Saat itu, kondisi kolam sedalam 2 meter memang penuh air akibat adanya hujan dalam beberapa hari terakhir.

Korban semula mengira jika kolam tersebut tidak terlalu dalam sehingga berani menceburkan diri ke situ. Namun, setelah masuk ke dalam air, korban langsung terlihat panik dan berteriak minta tolong. Ternyata, korban selama ini tidak bisa berenang.

Melihat temannya dalam kesulitan, empat rekan korban langsung berlarian minta tolong warga sekitar. Tidak lama kemudian, warga berhasil mengevakuasi korban yang waktu itu sudah hampir tidak terlihat dari permukaan air.

Setelah dievakuasi, warga berupaya memberikan pertolongan darurat. Sayangnya, upaya ini tidak membuahkan hasil karena korban tidak lama kemudian menghembuskan nafas terakhir. Selanjutnya, peristiwa itu dilaporkan warga pada pihak kepolisian.

Kapolsek Toroh AKP Sunaryo ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa orang tenggelam di bekas galian C tersebut. Menurutnya, peristiwa itu murni akibat kecelakaan.

“Dari pemeriksaan yang dilakukan, tidak ada bekas luka dan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Ini murni kecelakaan lantaran korban tak bisa berenang. Setelah diperiksa, jenazah korban kita serahkan pada pihak keluarga,’” kata Kapolsek Toroh AKP Sunaryo.

Ditambahkan Sunaryo, atas kejadian itu pihaknya mengimbau agar kubangan bekas galian C tersebut ditutup supaya tidak mencelakakan orang lagi. Rencananya, Kamis besok akan dilakukan pengurugan pada kubangan bekas galian C itu. “Pemilik bekas galian C itu kami minta untuk segera melakukan pengurugan di sana. Soalnya, kubangan itu bisa membahayakan orang,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →