Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Kasrin Bilang, Ketika di Makkah Dirinya Lihat Jemaah Haji dari Rembang



Reporter:    /  @ 19:50:56  /  5 Oktober 2016

    Print       Email
Kasrin (baju putih) menceritakan kisahnya menunaikan ibadah haji dan bagaimana ketika ia Makkah dan juga Madinah (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kasrin (baju putih) menceritakan kisahnya menunaikan ibadah haji dan bagaimana ketika ia Makkah dan juga Madinah (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Kisah Kasrin (60) seorang tukang becak asal Dukuh Gembul, Desa Sumberrejo, Kecamatan Pamotan, Rembang, yang dikabarkan berangkat haji dengan makhluk gaib, masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat, khususnya di Rembang. Sebagian percaya, dan tak sedikit pula yang tidak memercayai peristiwa tersebut.

Di temuai di kediamannya, Kasrin juga bercerita, ketika di Makkah, dirinya pernah melihat beberapa jemaah haji dari Kabupaten Rembang, salah satunya adalah Abdul Rozaq atau yang akrab dipanggil Dul, warga Desa Sumber Agung, Kecamatan Pancur, Rembang.

Abdul, yang merupakan guru agama di SDN 1 Kalitengah, Kecamatan Pancur, menunaikan ibadah haji bersama istrinya Sukarsi, dan tergabung dalam kloter 38. Ketika kloter 38 berangkat dari Masjid Jami’ Lasem, Kasrin juga ikut diantar keluarganya berkumpul dengan jemaah lainnya, meski nama Kasrin secara tegas disampaikan Kemenag Rembang tidak ada dalam daftar di kloter tersebut. Pun demikian, ketika kloter ini tiba di Rembang, pada Selasa (04/10/2016) kemarin, pada waktu bersamaan, Kasrin juga tiba di Rembang.

Baca juga : Kemenag Rembang Sebut Kasrin Bohong

“Saya di Makkah sana, melihat Pak Guru Dul. Saya juga sempat melihat jemaah asal Rembang lainnya. Namun apakah jemaah haji itu melihat saya atau tidak, saya juga tidak tahu. Sebab, ketika di sana, saya selalu mengikuti langkah Bu Indi,” kata Kasrin.

Kemudian, terkait peristiwa aneh ketika dirinya sudah berada di Makkah, dan kemudian sempat pulang sebentar melihat rumah, Kasrin mengatakan, jika hal itu benar. Peristiwa itu, katanya juga secara cepat dan tiba-tiba sudah berada di rumah.

“Ketika sampai di Tanah Suci, Bu Indi tanya kepada saya. “Mas, apa kamu ingin pulang lihat keluarga?” saya jawab iya. Setelah itu, Bu Indi memegang leher saya bagian belakang seperti memegang kucing gitu. Dan tiba-tiba saya sudah berada di rumah,” ujarnya.

Terkait dengan cerita-cerita aneh di luar nalar tersebut, dirinya mempersilakan orang lain untuk percaya atau tidak. Karena menurutnya, hal itu merupakan hak dari masing-masing orang untuk memercayainya atau tidak.

Sementara itu, Abdul Rozaq, haji asal Desa Sumber Agung yang disebut Kasrin pernah dilihatnya di Makkah, menurutnya hal itu boleh saja disampaikan Kasrin. Namun begitu, dirinya mengaku tidak perlah melihat Kasrin di Makkah. Begitupun dengan rekan-rekannya yang lain.“Saya dan jemaah haji lainnya yang tergabung di kloter 38 tidak pernah melihat Pak Kasrin di Makkah,” ungkapnya.

Dirinya juga mengaku tidak kenal dengan Kasrin. “Kalau kenal tidak, tapi kalau tahu iya. Saya tahu kalau Pak Kasrin itu tukang becak di wilayah Lasem, dan rumahnya di Gembul, tepatnya di tikungan Dukuh Gembul.Tapi saya tidak pernah ke rumahnya sama sekali dan tidak pernah berbincang-bincang dengannya sekalipun,” ungkapnya.

Dirinya juga menyatakan, tahu Kasrin karena sering lewat depan rumahnya.”Lha wong dia sering lewat sinidepan rumah saya. Sebab rumah saya berada di pinggir jalan jalan raya antara Pamotan-Lasem. Selain itu, ketika saya berangkat mengajar ke SDN 1 Kalitengah juga lewat depan rumahnya Pak Kasrin,” pungkasnya.

Baca juga : “Haji Ghaib” Ini Mengaku Naik Bus Subur Jaya Bersama Rombongan Jemaah Haji Lainnya

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →