Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Kasrin Ungkap Kisahnya ketika di Makkah dan Madinah yang Tak Pernah Lepas dari Sosok Indi



Reporter:    /  @ 12:27:58  /  5 Oktober 2016

    Print       Email
Kasrin (baju putih) saat menemui tamunya di kediamannya di Dukuh Gembul, Desa Sumberrejo, Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kasrin (baju putih) saat menemui tamunya di kediamannya di Dukuh Gembul, Desa Sumberrejo, Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Kisah Kasrin (60), seorang tukang becak yang berasal dari Dukuh Gembul, Desa Sumberrejo, Kecamatan Pamotan, Rembang, yang menjalankan ibadah haji membuat heboh masyarakat, sejak kepergiannya hingga kepulangannya kini.

Kehebohan tersebut tak lepas dari pelaksanaan ibadah haji yang dinilai tidak wajar seperti orang yang menunaikan ibadah haji pada umumnya, yang melalui berbagai prosedur melalui lembaga berwenang. Namun lain dengan Kasrin, yang berangkat begitu saja.

Kisah perjalanan Kasrin semakin menghebohkan, karena ada sejumlah peristiwa yang dinilai di luar nalar atau logika. Banyak cerita-cerita mistis yang terdapat di dalamnya. Di mulai dari start keberangkatan Kasrin dari Masjid Jami Lasem, yang disebut-sebut Kasrin justru tiba-tiba sudah sampai di Asrama Solo, dan berangkat ke Makkah naik pesawat. Padahal, rombongan jemaah lain masih berada di masjid.

Ada lagi, Kasrin yang juga katanya sempat pulang sebentar dengan membawa oleh-oleh khas Timur Tengah, yang kemudian tiba-tiba hilang lagi usai memberikan oleh-oleh itu kepada salah satu  keluarganya. Belum lagi, sosok Indi yang disebut-sebut orang yang menaikkan haji Kasrin, yang hingga kini masih misterius.

Cerita tentang sosok Indi, ternyata masih berlanjut ketika di Makkah. Kasrin menceritakan, dirinya tidak ingat apa yang sudah dikerjakan di Makkah. Katanya, dia hanya mengikuti apa yang disarankan oleh Indi yang disebut berasal dari Lasem. “Saya itu tidak tahu apa namanya yang saya lakukan. Saya hanya mengikuti ke mana Bu Indi itu pergi. Baik itu di Makkah atau di Madinah,” katanya.

Kepada Kasrin, Indi mengatakan, jika tidak mau ketinggalan langkah, maka Kasrin harus selalu mengikuti langkah Indi dari belakang. “Bu Indi bilang, “Mas, kowe ojo adoh-adoh karo aku. Rokku mburi ganduli ae, ben ora kari (Mas, kamu jangan jauh-jauh dariku. Pegang rok saya bagian belakang, biar tidak ketinggalan).” ucap Kasrin menirukan perkataan Indi.

Baca juga : Kasrin, ‘Haji Ghaib’ Asal Rembang Sudah Tiba di Rumah

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →