Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Puluhan Wartawan di Grobogan Gelar Aksi Solidaritas



Reporter:    /  @ 11:55:38  /  4 Oktober 2016

    Print       Email
Puluhan wartawan yang betugas di Grobogan melakukan aksi solidaritas terkait tindakan kekerasan yang dilakukan oknum TNI terhadap jurnalis Net TV di Madiun. Aksi ini dilakukan pada Selasa (04/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Puluhan wartawan yang betugas di Grobogan melakukan aksi solidaritas terkait tindakan kekerasan yang dilakukan oknum TNI terhadap jurnalis Net TV di Madiun. Aksi ini dilakukan pada Selasa (04/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Puluhan wartawan yang bertugas di Grobogan, Selasa (04/10/2016) menggelar aksi solidaritas terkait kasus pemukulan yang dilakukan oknum TNI terhadap rekan jurnalis. Yakni, kontributor Net TV di Madiun Sony Misdayanto.

Aksi solidaritas dimulai dari depan kantor Setda Grobogan dan dilanjutkan menggelar teatrikal serta mimbar bebas yang dilangsungkan di Jalan Sudirman, depan Masjid Baitul Makmur Purwodadi.

Dalam aksinya, para awak media cetak maupun elektronik mengecam tindakan oknum TNI tersebut. “Saya prihatin masih adanya aksi kekerasan terhadap jurnalis yang dilakukan oleh aparatur negara. Stop aksi aksi kekerasan terhadap kemerdekaan informasi dan demokrasi,” kata Eko Julianto, salah seorang wartawan media cetak.

Terkait tindakan tersebut, para wartawan meminta agar kasus itu diusut tuntas. Wartawan meminta agar Panglima TNI mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang melakukan kekerasan tersebut.

“Wartawan merupakan mitra, bukan musuh. Oleh sebab itu, tindakan kekerasan terhadap wartawan tidak bisa dibenarkan,” cetus Suswanto, kontributor Net TV di Grobogan.

Pernyataan senada juga di ungkapkan oleh wartawan senior Kedaulatan Rakyat yang juga Ketua PWI Grobogan Taslim Hadi. Terkait kasus itu, Taslim meminta Komnas HAM untuk turun mengusut tuntas kasus tersebut.“Kasus kekerasan terhadap wartawan jangan sampai terjadi lagi. Kami (wartawan) bukan lawan melainkan kawan,” tegasnya.

Usai menggelar aksi, puluhan wartawan di terima oleh Pasintel Kapt Inf Budi Purwanto mewakili Dandim 0717/Purwodadi Letkol Arh Jan Pieter Gruning.  Di hadapan wartawan Budi menegaskan, akan meneruskan permintaan awak media kepada atasan yang lebih tinggi. Yakni, Panglima Kodam IV/Diponegoro.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →