Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Air Zamzam Milik Jemaah Haji Rembang Sudah Disiapkan di Masing-masing Kecamatan



Reporter:    /  @ 13:04:02  /  3 Oktober 2016

    Print       Email
Para petugas sedang mempersiapkan kemasan air zamzam untuk dibagikan kepada jemaah haji setiba mereka datang. Rencananya, air zamzam ini didistribusikan ke masing-masing kecamatan yang ada di Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Para petugas sedang mempersiapkan kemasan air zamzam untuk dibagikan kepada jemaah haji setiba mereka datang. Rencananya, air zamzam ini didistribusikan ke masing-masing kecamatan yang ada di Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Jemaah haji, kini tidak perlu repot lagi membawa air zamzam, karena pihak maskapai memberikan jatah seluruh jemaah haji setiba di tanah air. Bahkan, sebelum jemaah haji sampai di kampung halaman, kini air zamzam sudah tiba terlebih dahulu.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rembang Shalehuddin mengatakan, ribuan liter air zamzam sudah disiapkan untuk jemaah haji, dan pembagian air zamzam tersebut dilakukan di masing-masing kecamatan asal jemaah haji.

Menurutnya, untuk masing-masing jemaah haji nantinya mendapatkan satu paket air zamzam yang dikemas dalam kardus yang memuat sebanyak lima liter air  dan akan dibagikan kepada setiap jemaah haji, ketika tiba di daerah nanti.

Menurut Shalehuddin, sudah sejak dua tahun terakhir para jemaah haji diberikan jatah air zamzam tersebut. Hal ini menurutnya, dilakukan untuk menghindari overload barang bawaan jemaah saat pulang ke tanah air.

“Sebelum jemaah haji tiba, air zamzam ini sudah datang duluan. Ini dilakukan supaya jemaah lebih enak, ndak membawa sendiri. Biasanya jemaah itu kan membawa perorang, tapi alhamdulillah sekarang setelah air zamzam ini datang di sini, beban jemaah itu agak ringan.Dulu, pembagian juga dilakukan ketika di Asrama Haji Donohudan, tapi sekarang dilakukan di masing-masing kecamatan,” urainya.

Ia juga mengatakan, dengan cara seperti ini, barang bawaan jemaah haji juga tidak melampaui batas bobot yang sudah ditentukan. “Bobot barang bawaan itu jangan sampai melampaui di atas 35 kg. Selain itu juga bisa menjaga keamanan saat terbang, baik itu risiko kebocoran, pecahnya kemasan air zamzam yang ada di tas jamaah haji atau bagasi pesawat,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →