Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

5 Atlet Difabel Grobogan Bakal jadi Duta Jateng dalam Ajang Peparnas



Reporter:    /  @ 09:34:17  /  3 Oktober 2016

    Print       Email
Dua atlet yang lolos Peparnas, Supriyono (kaos biru) dan Sutrisno (pakai kursi roda) foto bareng Kabid Olahraga Disporabudpar Grobogan Karsono (kiri) dan Ketua National Paralympic Committee (NPC) Grobogan Sunar (kanan) usai pelaksanaan Peparkab di Stadion Krida Bhakti akhir September lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Dua atlet yang lolos Peparnas, Supriyono (kaos biru) dan Sutrisno (pakai kursi roda) foto bareng Kabid Olahraga Disporabudpar Grobogan Karsono (kiri) dan Ketua National Paralympic Committee (NPC) Grobogan Sunar (kanan) usai pelaksanaan Peparkab di Stadion Krida Bhakti akhir September lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Sebanyak lima atlet difabel dari Grobogan dipastikan bakal jadi bagian kontingen Jawa Tengah dalam ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV. Event Peparnas 2016 rencananya akan dilangsungkan mulai 15-24 Oktober mendatang di Bandung, Jawa Barat.

Kelima atlet yang ikut Peparnas masing-masing, Sutrisno yang akan berlaga di cabor panahan, Supriyono (atletik), Gunari (balap kursi roda), dan Edi Nuryanto (tenis meja).

Satu nama lagi adalah atlet andalan, Siti Mahmudah yang akan turun di cabor angkat berat. Siti merupakan atlit difabel Grobogan paling dikenal saat ini.

Sebab, selama ini Siti sudah seringkali meraih prestasi nasional maupun internasional. Bahkan, dia baru saja pulang dari Brasil mengikuti ajang Paralimpade.

“Dari laporan yang kita terima, memang hanya lima atlet difabel yang akan mengikuti Peparnas di Jabar nanti. Perlu diketahui, event Peparnas ini selevel dengan PON,” kata Kabid Olahraga Disporabudpar Grobogan Karsono.

Menurutnya, meski baru lima atlet yang bisa masuk Peparnas, namun hal itu dinilai cukup membanggakan. Sebab, jumlah atlet yang masuk Peparnas kali ini meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

“Keberhasilan atlet difabel dari sini masuk Peparnas saya nilai sudah istimewa. Untuk itu, kami akan berupaya memberikan dukungan pada mereka biar nantinya bisa mengukir prestasi,” katanya.

Saat pelaksanaan Pekan Paralympic Kabupaten (Peparkab) akhir September kemarin, empat atlet yang masuk Peparnas sempat hadir. Yakni, Sutrisno, Supriyono, Gunari, dan Edi Nuryanto.

Dua di antaranya, yakni Supriyono dan Edi bahkan sempat ikut pertandingan Peparkab. Sedangkan Sutrisno dan Gunari tidak ikut bertanding karena cabornya tidak dipertandingkan dalam Peparkab yang dilangsungkan di GOR dan Stadion Krida Bhakti tersebut.

“Atlet yang masuk Peparnas ini memang kita undang untuk hadir dalam Peparkab. Tujuan utamanya adalah biar kenal dan memberikan memotivasi bagi atlit lainnya. Untuk Siti Mahmudah memang tidak bisa hadir karena baru saja datang dari Brasil,” imbuhnya.

Karsono menambahkan, saat ini lima atlet yang masuk Peparnas sudah berada di Solo. Yakni, untuk mengikuti pemusatan latihan dengan atlet lainnya.

Sementara itu, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Grobogan Sunar berharap agar para atlet yang jadi duta Jateng dalam Peparnas nanti bisa mengukir prestasi. Melihat kemampuan yang dimiliki saat ini, kans untuk meraih medali dinilai cukup terbuka.

“Kita doakan saja mereka bisa meraih prestasi di Jabar. Rencananya, saya dan beberapa pengurus NPC akan berangkat ke Bandung untuk memberikan semangat,” katanya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →