Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Semarak, Ngopi Bareng di CFD Jalan Ramelan



Reporter:    /  @ 12:40:33  /  2 Oktober 2016

    Print       Email
kudus-ngopi-bareng-bareng-e

Peserta Semarak Kopi Kudus dari berbagai kalangan, saling berbagi pengalaman ngopi mereka, di ajang car free day (CFD), Minggu (2/10/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Acara ngopi bareng di Jalan Ramelan, Kudus, berlangsung semarak, Minggu (2/10/2016). Ratusan orang merayakan Hari Kopi Internasional, sekaligus merayakan ulang tahun ke 467 Kabupaten Kudus, di jalanan sambil ngopi bareng.

Kegiatan yang diberi tajuk Semarak Kopi Kudus itu, didatangi ratusan orang sejak dibuka pukul 06.00 WIB. Acara ini juga digelar bersamaan dengan ajang car free daya (CFD).

Satu persatu cangkir-cangkir kopi yang disediakan, ludes diambil mereka yang datang. Pagi yang cukup dingin itu, terasa hangat dengan secangkir kopi yang disediakan panitia.

Apalagi, selain ngopi bareng, peserta yang datang juga dihibur dengan lagu-lagu asyik, yang dibawakan grup band Rusted Strings. Di samping ada juga performing art dari seniman asal Kudus, Mamik Mulyono, yang melukis menggunakan bubuk kopi.

Bukan saja masyarakat dari Kudus yang datang ke lokasi kegiatan. Tetapi beberapa warga dari luar Kudus, juga ikut merayakan kegiatan ngopi bareng ini. ”Saya sengaja datang dari Jepara, ikut acara ngopi bareng ini. Karena saya memang suka kopi, sih. Jadi, ini kesempatan untuk mengenal aneka kopi dan racikannya. Seru, kok,” kata Akmal, warga Jepara.

Kecintaannya pada kopi, membuat Akmal datang pagi-pagi dari Jepara, untuk ikut kegiatan tersebut. Dan memang, dia merasakan racikan kopi dengan berbagai metode, dan berakhir pada rasa yang berbeda-beda.

”Tadi sudah nyobain kopi yang diracik dengan cara kopi tubruk, turkies, atau ala-ala V-60. Dan memang rasanya beda-beda. Tapi enak semua. Saya suka semuanya, kok,” jelasnya.

Peserta even sendiri bukan saja pecinta kopi. Namun para barista-barista handal di Kudus, juga memeriahkan acara tersebut. Mereka mengajarkan kepada masyarakat, beragam racikan kopi.

Kopi memang sudah menjadi gaya hidup. Terbukti, baik laki-laki, perempuan, maupun dari kalangan dewasa, ramai-ramai menikmati secangkir kopi yang ada disajikan di Hari Kopi.

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →