Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Warga Pati Tunggu Kejutan Munculnya Calon Lain pada Pilkada Pati 2017



Reporter:    /  @ 18:40:39  /  1 Oktober 2016

    Print       Email
Komisioner KPU Pati menggelar sosialisasi Surat Edaran KPU RI Nomor 533/IX/2016 bersama pimpinan parpol, Kamis (29/09/2016) lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Komisioner KPU Pati menggelar sosialisasi Surat Edaran KPU RI Nomor 533/IX/2016 bersama pimpinan parpol, Kamis (29/09/2016) lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Pilkada Pati yang awalnya hanya diikuti calon tunggal berhadapan dengan “kotak kosong” membuat KPU memberikan peluang bagi partai politik untuk mengusung calon lain. Peluang itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 533/IX/2016 tentang Perpanjangan Masa Pendaftaran Pasangan Calon dalam Pilkada 2017.

Dengan surat edaran tersebut, partai politik yang sudah mengusung Haryanto-Saiful Arifin sebagai bakal calon tunggal diberikan kesempatan untuk mencabut dukungannya dan mengusung calon lain. Kesempatan itu diberikan pada Minggu (02/10/2016) hingga Selasa (04/09/2016) besok.

Warga pun tak sabar menunggu apakah ada manuver dari partai politik untuk “keluar” dari Haryanto-Arifin dan membentuk koalisi baru, atau masih bertahan pada format calon tunggal. “Warga sudah tidak sabar menunggu kejutan dari parpol. Sebab, itu menentukan apakah Pilkada Pati nanti diikuti calon tunggal atau tidak,” ujar Pemerhati Politik LBH Advokasi Nasional, Maskuri, Sabtu (01/10/2016).

Dia menilai, dua pasangan calon akan membentuk pemilukada dengan dialektika politik yang lebih dinamis, ketimbang calon tunggal. Selain itu, dua paslon dinilai memiliki daya kontestasi, sehingga masyarakat punya pilihan untuk melakukan komparasi atas kualitas, integritas, dan track record calon yang dipilih.

“Kalau ada lebih dari satu calon, masyarakat akan bisa memilih mana visi dan misi terbaik yang ditawarkan para calon untuk memimpin Pati ke depan. Kondisi politik semacam itu akan menjadi lebih hidup dan dinamis. Warga sudah sangat berharap akan ada kejutan dari parpol,” ucap Maskuri.

Secara terpisah, Ketua KPU Pati Much Nasich memberikan kesempatan kepada parpol untuk mencabut dukungannya dan membentuk koalisi baru minimal 20 persen dari kursi DPRD Pati, sehingga diharapkan tidak muncul satu pasangan calon. Namun, semua keputusan diserahkan kepada pimpinan parpol.

“Kalau memang parpol tidak ada yang mencabut dukungannya, terpaksa kita akan tetap laksanakan Pilkada Pati dengan calon tunggal berhadapan dengan kotak kosong. Semoga kesempatan perpanjangan pendaftaran selama tiga hari yang akan dimulai besok, bisa dimanfaatkan pimpinan parpol dengan baik,” tandas Nasich.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →