Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pembangunan Embung Kali Mati Bapangan Jepara Ditunda



Reporter:    /  @ 07:05:32  /  1 Oktober 2016

    Print       Email
Seorang warga berada di lokasi rencana pembangunan embung Kali Mati di Bapangan, Jepara Kota, Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Seorang warga berada di lokasi rencana pembangunan embung Kali Mati di Bapangan, Jepara Kota, Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Pemerintah pusat membuat kebijakan berupa efisiensi anggaran. Hal itu berdampak pula di Kabupaten Jepara. Salah satunya adalah penundaan pembangunan embung Kali Mati yang ada di Kelurahan Bapangan, Kecamatan Jepara Kota. Seharusnya pembangunan itu dapat dimulai tahun ini, namun akibat efisiensi dari pusat, itu harus ditunda tahun depan.

“Seharusnya embung yang sekaligus untuk pengelolaan air bersih itu dimulai tahun ini. Efisiensi anggaran di pusat membuat proyek itu diundur tahun depan. Tahun ini seharusnya sudah mulai dilakukan pembangunan embung. Setelah selesai, pada 2017 akan dibangun instalasi pengelolaan air bersih dan jaringan perpipaan,” ujar Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Prabowo, selaku pelaksana proyek kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, sejak awal diusulkan dan sebagaiman dijabarkan secara detail di Detail Engineering Design (DED) pada 2015 lalu, proyek embung Kali Mati memang dilakukan dua kali tahap anggaran. Oleh pusat, anggaran tahap awal (2016) akan dikucurkan Rp 23 miliar dan tahap kedua (2017) juga sebesar Rp 23 miliar. “Tapi karena tahun ini ada efisiensi anggaran di tingkat pusat secara besar-besaran, ternyata anggaran kita (untuk Embung Kali Mati) juga kena,” keluh Prabowo.

Pihaknya memastikan jika proyek tersebut hanya mundur tahun palaksanaannya saja. Tidak ada perubahan soal “perampingan” anggaran maupun perubahan skema dan detail proyek. “Semuanya sama. Embung tetap akan menampung air dari Sungai Bapangan. Selanjutnya air akan diolah dan disalurkan ke pelanggan PDAM,” tuturnya.

Ia menambahkan, Kali Mati merupakan bekas aliaran sungai membujur dari Desa Senenan, Kecamatan Tahunan hingga Kelurahan Bapangan, Kecamatan Jepara Kota. Akan dibuat sebagai embung, Kali Mati tersebut akan direkayasa sehingga tetap terisi air meski musim kemarau panjang sekalipun.

Dengan luasan area yang kemungkinan bisa mencakup 25 hektare serta memiliki kedalaman hingga delapan meter, diyakini sudah cukup mampu menampung air, bahkan hingga musim kemarau. Terlebih Sungai Bapangan tetap mengalirkan air meski di puncak musim kemarau.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →