Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Bupati Haryanto Pantau Perkembangan Pembangunan Pasar di Pati



Reporter:    /  @ 16:15:30  /  30 September 2016

    Print       Email
 Bupati Pati Haryanto saat meninjau lokasi pembangunan di Pasar Tayu, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Bupati Pati Haryanto saat meninjau lokasi pembangunan di Pasar Tayu, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Bupati Pati Haryanto membangkitkan pasar tradisional melalui pembangunan kembali pasar yang dianggap tidak layak. Pembangunan pasar diharapkan bisa mendongkrak daya saing pasar tradisional di tengah gempuran pasar modern yang keberadaannya tidak bisa dibendung.

Terlebih, kehadiran Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) membuka kran perdagangan pasar bebas di level ASEAN. Karena itu, Pemkab Pati melakukan revitalisasi pasar tradisional dengan melakukan pembangunan. Dengan infrastruktur yang memadahi, pasar tradisional diharapkan bisa bersaing dengan pasar modern di era MEA.

Kesembilan pasar tradisional yang dibangun, antara lain Pasar Sleko, Rogowongso, Puri, Winong, Tayu, Bulumanis, Trangkil, Wedarijaksa, dan Kayen. Untuk mengetahui progres dari pembangunan pasar tersebut, bupati bersama dengan jajarannya memastikan akan selalu melakukan pemantauan.

“Kita akan melakukan sidak dari satu pasar ke pasar lain yang sedang dibangun. Beberapa waktu lalu, kami sudah sidak di sejumlah pasar, seperti Pasar Rogowongso, Pasar Wedarijaksa, Trangkil, dan Tayu. Pasar lainnya akan kami sidak daam waktu dekat,” ungkap Haryanto, Jumat (30/09/2016).

Menurutnya, pemantauan perlu dilakukan untuk memastikan pembangunan pasar berlangsung lancar dan sesuai dengan target. Pasalnya, pedagang sudah sangat berharap pembangunan pasar segera selesai. Kendati begitu, ketepatan dalam melakukan pembangunan juga harus diperhatikan supaya hasilnya berkualitas.

“Kalau pasar tradisional itu lebih representatif, bersih, fasilitas dan infrastruktur memadahi, saya yakin banyak orang yang datang ke pasar tradisional. Harapannya, ekonomi berbasis masyarakat bisa dibangun dari pasar tradisional. Itu sebabnya, kami selalu melakukan peninjauan karena sudah ditunggu-tunggu warga,” tutur Haryanto.

Bahkan, orang nomor satu di Pati ini akan melakukan revitalisasi pasar-pasar lain untuk mengangkat kualitas ekonomi berbasis rakyat. Haryanto sadar, pasar tradisional adalah tumpuan ekonomi kerakyatan yang bisa menyejahterakan masyarakat seutuhnya.

Terobosan pembangunan dari Pemkab Pati itu disambut baik pedagang pasar. Sukarmi (56), pedagang sayur di Pasar Rogowongso sangat senang dengan upaya bupati membangun kembali Pasar Rogowongso. Dia berharap, pembangunan pasar bisa meningkatkan pengunjung yang pada akhirnya meningkatkan penghasilan pedagang.

Hal yang sama disampaikan Karsi (60), pedagang jajanan tradisional di Pasar Wedarijaksa. Dia berharap, pembangunan pasar tidak lagi membuat pasar tradisional kumuh, bau dan becek. “Kami ucapkan terima kasih kepada Pemkab Pati yang sudah memprioritaskan pembangunan pasar tradisional, sehingga tempatnya menjadi bersih,” tandas Karsi.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

bupati pati e

Baliho Bakal Calon Bupati Pati Terpasang di Pohon Pakai Paku di Kudus

Selengkapnya →